Takut Corona, Nenek 94 Tahun Kurung Diri 5 Hari Tanpa Makan

Riska Fitria - detikFood Selasa, 02 Jun 2020 16:00 WIB
nenek takut corona Foto: istimewa
Jakarta -

Ketakutan dengan virus corona, seorang nenek berusia 94 tahun ini mengurung diri di kamar hingga tak makan selama lima hari.

Di tengah pandemi COVID-19 ada kisah miris yang dialami oleh seorang nenek asal Glasgow, Skotlandia. Nenek berusia 94 tahun itu hidup sebatang kara.

Mewabahnya virus corona ini membuat nenek tersebut ketakutan untuk meninggalkan rumah bahkan hanya untuk membeli bahan makanan sekali pun. Sementara ia tidak memiliki seorang pun untuk membantunya membelikan bahan makanan di luar rumah.

nenek takut coronanenek takut corona Foto: istimewa


Saking ketakutannya ia memilih mengurung dirinya di kamar tanpa makan selama 5 hari penuh. Beruntung ada sekelompok relawan yang membantunya saat itu. Ia ditemukan oleh para relawan saat bertugas mengirimkan bantuan makanan ke rumah-rumah masyarakat yang terdampak COVID-19.

Relawan tersebut adalah Salvation Army yang merupakan badan amal dari gereja Kristen di Inggris yang dinaungi oleh Govan Housing Association. Para relawan yang menemukan nenek dalam keadaan kelaparan langsung memberikan sejumlah makanan.

Makanan tersebut berupa sup panas dan paket bahan makanan lainnya. Tracy Bearcroft seorang Mayor dari Govan Salvation Army mengatakan bahwa nenek itu ditemukan pada (23/03) dan masih dapat diselamatkan.

nenek takut coronanenek takut corona Foto: istimewa


Baca Juga : Kim Kardashian Desain Piring untuk Bantu Korban Kelaparan Pandemi Corona


"Dia tidak memiliki siapapun untuk mendapatkan apapun untuknya. Dia juga terlalu takut untuk keluar rumah," ujar Tracy Bearcroft seperti yang dikutip dari The Guardian (29/05).

Lebih lanjut, Tracy juga mengatakan ketakutan ini kerap dialami oleh para lansia yang berpikiran bahwa keluar rumah akan membuat mereka terpapar virus corona dan dirawat di rumah sakit.

nenek takut coronanenek takut corona Foto: istimewa


Kasus nenek 94 tahun ini mencerminkan tingkat kerawanan pangan yang melonjak di Inggris. Apalagi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah atau yang kehilangan pekerjaan karena PHK besar-besaran akibat virus corona.

Karenanya banyak relawan yang turun tangan untuk memberikan bantuan berupa makanan seperti yang dilakukan oleh Salvation Army. Tracy menyebut bahwa permintaan bantuan makanan meningkat hingga 10 kali lipat dalam beberapa hari terakhir.

Untuk membantu masyarakat, Salvation Army telah menyediakan 100 sup panas dalam sehari. Selain itu juga ada 140 paket bahan makanan dalam seminggu.

Baca Juga : Terisolasi Karena Virus Corona, Ini Cara Warga Wuhan Dapat Pasokan Makanan



Simak Video "Perhatikan Protokol Kesehatan Berikut Bila Makan di Restoran"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)