Terdampak Corona, Restoran Berusia 84 Tahun Ini Terancam Tutup Selamanya

Riska Fitria - detikFood Selasa, 02 Jun 2020 13:30 WIB
restoran legendaris terpaksa tutup Foto: istimewa
Jakarta -

Dampak virus corona, sebuah restoran legendaris yang sudah beroperasi selama 84 tahun terpaksa harus tutup selamanya.

Virus corona yang belum juga usai ini terus memberikan dampak yang merugikan semua orang. Termasuk para pelaku bisnis kuliner yang terpaksa harus menutup gerai restoran karena aturan yang mengharuskan untuk tetap di rumah aja.

Hal itu juga dirasakan oleh restoran legendaris yang berada di Penang, Malaysia. Restoran yang sudah beroperasi selama 84 tahun tersebut terpaksa harus ditutup selama-lamanya, karena dampak virus corona.

restoran legendaris terpaksa tutuprestoran legendaris terpaksa tutup Foto: istimewa


Restoran itu adalah See Kong Ooi yang kini dinahkodai oleh Tan yang merupakan generasi ke-3 dari keluarganya yang meneruskan bisnis kuliner tersebut.

Restoran See Kong Ooi berada di kawasan kota tua, tepatnya di jalan Transfer Road. Semenjak aturan lockdown atau MCO oleh Pemerintah setempat, restoran itu telah ditutup sejak bulan Maret 2020.


"Butuh banyak keberanian untuk membuat keputusan menutup bisnis ini," ujar Tan, seperti yang dikutip dari AsiaOne (29/5).

Baca Juga : Selama 112 Tahun, Restoran Ini Tutup Pertama Kalinya Karena Virus Corona


Restoran See Kong Ooi menawarkan hidangan rumahan tradisional Hainan dan Hokkien. Tan menuturkan bahwa ia tidak ingin menyediakan layanan pesan antar makanan secara online atau take away, karena hidangannya akan dingin dan mengurangi kelezatannya.

"Pelanggan biasanya makan di tempat, karena hidangannya lebih enak saat disajikan panas," ujar Tan.

restoran legendaris terpaksa tutuprestoran legendaris terpaksa tutup Foto: istimewa


Banyak pelanggan yang memadati restoran tersebut untuk mencicipi rasa autentik sambil bernostalgia dengan suasana kota tua di sana. Menurut Tan, menu yang menjadi favorit pelanggan adalah udang asam, babi kukus dengan ikan asin, kangkung sambal belacan dan ikan kari asam.

"Selama masa kejayaan kita, restoran ini memiliki 14 pegawai, termasuk kopi, asisten dapur dan saya sendiri," kata Tan.

Lebih lanjut, Tan juga mengatakan bahwa jika aturan lockdown atau MCO masih diberlakukan, maka restoran miliknya akan tutup bahkan hingga selama-lamanya. Kecuali aturan tersebut telah dibuka dan virus corona telah dinyatakan berakhir.

Restoran See Kong Ooi bukanlah satu-satunya restoran legendaris yang tutup pertama kali karena virus corona. Sebelumnya ada beberapa restoran lain yang mengalami hal yang sama.

restoran legendaris terpaksa tutuprestoran legendaris terpaksa tutup Foto: istimewa


Seperti restoran yang ada di Amerika misalnya. Restoran yang dikenal dengan nama Restoran Philippe's the Original sudah beroperasi sejak 112 tahun. Sebelumnya pemilik restoran tidak pernah menutup gerainya dalam keadaan apapun.

Karena kondisi virus corona inilah yang membuat restoran legendaris itu tutup pertama kalinya. Begitu pula dengan sebuah kafe legendaris yang ada di Suriah.

Kafe bernama Al-Nofara itu telah beroperasi selama 250 tahun. Kafe yang berada di Damaskus itu belum pernah sekalipun menutup gerainya sama sekali. Bahkan saat terjadi perang saudara sekalipun.

Namun, untuk pertama kalinya kafe legendaris tersebut terpaksa harus tutup sebagai tindakan pencegahan pandemi COVID-19, sesuai aturan pemerintah setempat.

Baca Juga : Dampak COVID-19, Kafe Legendaris Ini Tutup Pertama Kalinya Setelah 250 Tahun



Simak Video "Naik Kapal Pesiar Sambil Makan Masakan Jepang di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)