Kuliner New Normal

Tatanan Baru Dalam Menikmati Makanan dan Berbisnis Kuliner

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 27 Mei 2020 16:30 WIB
Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19. New normal restoran Foto: iStock
FOKUS BERITA Kuliner New Normal
Jakarta -

Pandemi corona juga berimbas pada dunia kuliner. Ada tata cara baru dalam menikmati makanan dan minuman juga menjalankan bisnis kuliner.

Presiden Joko Widodo kemarin (26/5) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk hidup berdamai dengan COVID-19 lewat protokol new normal. Sesuai dengan namanya, New Normal merupakan perubahan perilaku akibat pandemi corona untuk tetap menjalankan kehidupan normal.

Baca Juga: Trik Restoran di Dunia yang Mulai Beroperasi dengan Sistem 'New Normal'

Kehidupan normal ditambah deng protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak atau social distancing, mengenakan masker, rutin mencuci tangan dan sebagainya. Namun selain tatanan hidup yang berubah, new normal juga mengubah seluruh industri kuliner di dunia termasuk Indonesia.

Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19.Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19. Foto: iStock

Menurut jurnal yang dirilis oleh International Foodservice Manufacturers Association (IFMA), ada banyak perubahan di industri kuliner selama masa pandemi Corona di seluruh dunia. Seperti peningkatan layanan pesan antar makanan, kemasan makanan hingga tata cara menikmati makanan.

Menurut jurnal yang diterbitkan oleh situs Deloitte konsumen kini jauh lebih memperhatikan kesehatan terutama dalam memilih makanan. Sehingga tren makanan sehat dan tren masak di rumah dipilih banyak orang.

Hal ini lah yang membuat banyak pengusaha restoran di berbagai negara mulai menyesuaikan situasi ini dengan mengikuti tren kuliner new normal di berbagai negara.

Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19.Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19. Foto: iStock

Contohnya memasang sekat kaca di setiap meja, mengecek suhu pengunjung sebelum masuk, meningkatkan sistem kebersihan restoran, hingga menerapkan konsep social distancing dengan membatasi jumlah tamu.

Di Indonesia banyak restoran melayani pesan antar dengan kemasan khusus. Banyak produk makanan rumahan dijual online. Kemudian paket DIY dari bubble tea, shabu-shabu, BBQ hingga nasi kebuli serta ramen dijual dalam bentuk paket bahan mentah. Pembeli tinggal merebus atau memasak di rumah.

Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19.Social distancing. Table with plastic shield in the middle as a protection from Covid-19 as a new normal way of life after Covid-19. Foto: iStock

Ulasan kali ini detikFood akan membahas seputar kuliner di era new normal. Beragam tata cara baru dan trend baru kuliner yang muncul saat pendemi corona. Bagaimana pelaku bisnis kuliner menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini. Produk-produk kuliner kreatif apa saja yang muncul saat pandemi corona. Lalu bagiamana tren kuliner akan berkembang di tahun depan? Simak terus info seputar kuliner new normal dari detikFood.

Baca Juga: Boneka Panda dan Boneka Kertas Meriahkan Restoran Usai Lockdown



Simak Video "Cicip Sate Ayam H Ishak di Pasar Lama Tangerang yang Legendaris"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)
FOKUS BERITA Kuliner New Normal