Semangat! Bocah 10 Tahun Ini Jual Sayur Keliling untuk Bantu Kakek Neneknya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 30 Apr 2020 07:00 WIB
Bocah 10 tahun jual sayur keliling Foto: Sin Chew Daily
Jakarta -

Meski masih 10 tahun, bocah laki-laki ini semangat mencari uang. Ia berjualan sayur keliling demi membantu keluarganya menyambung hidup.

Pandemi COVID-19 yang terjadi secara global juga membuat Thailand memberlakukan aturan lockdown. Tak heran, suasana kota begitu sepi. Warga meniadakan aktivitas di luar rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

Meski jalanan di sana sepi, seorang bocah 10 tahun bernama Dong tetap semangat berjualan sayur. Dikutip dari World of Buzz (29/4), cerita Dong viral usai fotonya berjualan sayur dengan sepeda jadi perbincangan di media sosial.

Bocah 10 tahun jual sayur kelilingBocah 10 tahun jual sayur keliling Foto: Sin Chew Daily

Nampak Dong menyusuri jalanan sepi di wilayah Songkhla. Sepedanya dimodifikasi sehingga bagian sampingnya bisa memuat keranjang berisi aneka sayur. Ada kangkung, labu, hingga petai yang ia jajakan.

Dong terpaksa berjualan sayur karena tuntutan ekonomi. Ia coba membantu keluarganya tetap mendapat pemasukan. Apalagi keluarganya mencakup nenek 56 tahun dan dua buyut Dong yang masing-masing berusia 89 dan 96 tahun.

Bocah 10 tahun jual sayur kelilingBocah 10 tahun jual sayur keliling Foto: Sin Chew Daily

Baca Juga: Dampak Virus Corona, Petani Buang Jutaan Galon Susu yang Tak Laku

Setelah sang nenek menanam sayuran sendiri, Dong menjajakan hasil panennya. Berjualan sayur keliling dengan sepeda roda tiga rupanya bukan hal baru untuk Dong. Bocah yang memakai masker saat jualan ini sudah melakukannya saat ia duduk di kelas 1 SD!

Namun selama masa pandemi, Dong kesulitan mendapat pemasukan. Apalagi pemerintah Thailand berencana memperpanjang masa lockdown nasional hingga akhir Mei 2020.

Bocah 10 tahun jual sayur kelilingBocah 10 tahun jual sayur keliling Foto: Sin Chew Daily

Dong tak putus semangat. Ia tetap menawarkan sayur di jalanan yang sepi. Ia bahkan menyusuri jalan kemanapun ia bisa demi membuat dagangannya terbeli.

Saat perdana menteri Thailand mendengar kisahnya, ia langsung menghubungi pemerintah daerah untuk membantu Dong. Sejak itulah, pemerintah wilayah Songkhla memberi bantuan pada keluarga Dong.

Mereka mendapat kebutuhan sehari-hari. Pemerintah bahkan berjanji akan mendampingi keluarga Dong paling tidak hingga pandemi COVID-19 berakhir.

Ibu muda gantung diri karena tak bisa beli susuIbu muda gantung diri karena tak bisa beli susu Foto: Istimewa

Sebelum Dong, kisah miris di Thailand juga dialami seorang ibu muda. Ia putuskan gantung diri karena tak bisa beli susu anaknya akibat hilang pemasukan.

Baca Juga: Dampak Corona, Ibu Muda Gantung Diri karena Tak Bisa Beli Susu



Simak Video "Icip-icip Lumpia Kekinian, dari Spring Roll hingga Otak-otak Lumpia"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)