Keren! Di Tangerang Ada ATM Beras Untuk Warga Kurang Mampu

Devi Setya - detikFood Rabu, 15 Apr 2020 16:30 WIB
atm beras di Tangerang Foto: istimewa
Jakarta -

Pemerintah Kota Tangerang punya cara unik untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19. Ada ratusan ATM Beras yang disebar di masjid-masjid.

Dikutip dari laman resmi Pemkot Tangerang, setidaknya ada 119 masjid yang kini dilengkapi fasilitas ATM Beras. Langkah ini merupakan bagian dari Program Bantuan yang dicanangkan oleh Pemkot Tangerang untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama wabah Covid-19.

Program ATM Beras ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemkot Tangerang dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang. Khusus untuk penanganan Covid-19 ini, Baznas menggelontorkan uang senilai Rp750 juta untuk pembelian beras yang akan dibagikan ke masyarakat terdampak COVID-19 secara ekonomi.

atm beras di Tangerangatm beras di Tangerang Foto: istimewa


Baca juga : Viral! Inisiatif ATM Beras di Vietnam untuk Orang Tak Mampu


Tidak semua masyarakat bisa menerima beras ini. Program bantuan beras ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk para pekerja harian yang penghasilannya menurun drastis karena Covid-19.

Pembagian beras ini dibantu oleh petugas masjid dengan tetap menerapkan sistem yang dianjurkan pemerintah, salah satunya physical distancing. Seluruh petugas masjid dihimbau untuk bersiap dan menyalurkan beras yang akan segera didistribusikan. Pembagian beras tersebut memprioritaskan bagi warga yang betul-betul terdampak dan kurang mampu.

ATM beras ini dijadikan alat untuk menampung beras sumbangan yang kemudian akan dibagikan lagi. Saat ini setiap kepala keluarga akan mendapatkan 5 kilogram beras. Beras diantarkan ke rumah warga untuk menghindari kerumunan.

Selain beras, Pemkot Tangerang juga telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga miskin serta pembagian makanan gratis untuk pekerja informal.

Baca juga : Inspiratif! Nenek dan Kakek Ini Tolak Bantuan Beras, Alasannya Mulia




Simak Video "Tak Hanya Bahan Pokok, Beras Jadi Suvenir di Italia"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)