Minta Pusat Bantuan COVID-19 Kirimkan Camilan, Pria Ini Dihukum Nyapu Jalan

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 31 Mar 2020 15:30 WIB
Virus Corona Sapu Jalan Foto: Istimewa
Jakarta -

Pusat bantuan penanganan virus corona digunakan untuk hal darurat. Tapi pria ini justru menghubungi pusat bantuan hanya untuk meminta camilan.

Pemerintah India masih menerapkan lockdown atau menutup sementara negara tersebut selama 21 hari ke depan. Pemerintah menyiapkan pusat bantuan yang bisa diakses seluruh masyarakat untuk menyediakan berbagai kebutuhan ketika orang-orang menjalani masa karantina.

Baca Juga: 5 Kasus Polisi India yang Pukuli Orang Beli Makanan Saat Lockdown

Minta Pusat Bantuan COVID-19 Kirimkan Camilan, Pria Ini Dihukum  Nyapu JalanFoto: Istimewa

Masyarakat bisa menghubungi pusat bantuan untuk meminta bahan makanan pokok, obat-obatan dan bantuan medis. Hal ini lah yang dihadapi pemerintah Uttar Pradesh.

Dilansir dari Storypick (31/03), pusat bantuan di sana dipenuhi dengan panggilan dari masyarakat. Salah satunya permintaan seorang pria yang meminta dikirimkan camilan ke rumahnya.

Pria tersebut menghubungi pusat bantuan dan meminta dikirimkan empat buah samosa dan chutney ke rumahnya.

Minta Pusat Bantuan COVID-19 Kirimkan Camilan, Pria Ini Dihukum  Nyapu JalanFoto: Istimewa

Menurut Aunjaneya Kumar Singh, permintaan pria tersebut bukan termasuk dalam keadaan darurat. Sehingga pria ini sudah melanggar peraturan penggunaan pusat bantuan untuk keinginan pribadi yang tak penting.

Meski begitu para petugas tetap datang ke rumah pria tersebut dan mengirimkan camilan yang ia inginkan. Namun mereka datang dengan hukuman ringan untuk pria tersebut.

Petugas pusat bantuan menyuruh pria tersebut menyapu jalanan yang kosong dan sepi. Sekaligus membersihkan saluran air yang kotor di sana. Menurut petugas pusat bantuan, hukuman ini diterapkan agar pria tersebut jera karena sudah membuang waktu para petugas pusat bantuan.


Sebelum permintaan samosa ini, petugas pusat bantuan juga mendapatkan telepon dari warga lain untuk mengirimkannya pizza. Bahkan ada juga orang-orang yang terbilang mampu dan sehat meminta pusat bantuan masak langsung di rumah mereka.

Minta Pusat Bantuan COVID-19 Kirimkan Camilan, Pria Ini Dihukum  Nyapu JalanFoto: Istimewa

"Kami sering menerima telepon di pusat bantuan di mana orang-orang meminta dikirimkan pizza atau samosa. Ini sebenarnya merupakan tindakan yang dilarang karena dapat mendorong banyak orang untuk melakukan hal yang sama dan menyepelekan wabah virus corona," tutur salah satu petugas pusat bantuan

Beberapa warga India juga menggunakan nomor pusat bantuan di WhatsApp untuk mengirimkan video-video TikTok dan mengejek mereka. Pusat bantuan dan pemerintah India sendiri mengambil langkah yang tegas bagi orang-orang iseng yang menyalahgunakan bantuan ini.

Hingga saat ini ada 1117 kasus virus corona di India dengan jumlah kematian 32 orang. Pemerintah India berharap dengan diterapkannya lockdown bisa menekan laju pertumbuhan virus corona di sana.



Simak Video "Tips Memilih dan Menyimpan Bahan Makanan Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)