Larang Perdagangan Hewan Liar, China Sita 820 Kg Sisik Trenggiling Ilegal

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 11 Mar 2020 13:30 WIB
Trenggiling Foto: Istimewa
Jakarta -

Meski perdagangan hewan liar dilarang di China, tapi masih ada oknum berani menyelundupkannya. Baru-baru ini pemerintah China menyita 820 kg sisik trenggiling.

Trenggiling atau pangolin merupakan hewan liar yang banyak ditemui di wilayah Asia Tenggara. Hewan dengan ciri khas sisiknya yang banyak ini menjadi salah satu hewan yang paling banyak dicari orang.

Baca Juga: Diduga Jadi Penyebar Virus Corona, Trenggiling Populer Dibuat Sup

Selain dagingnya sisik trenggiling ini menjadi incaran karena dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, hingga digunakan sebagai bahan pembuatan narkoba.

Dilansir dari Global Times (10/03), sejak tanggal 26 Januari lalu pemerintah China sudah melarang perdagangan hewan liar. Kebijakan ini diterbitkan karena wabah virus corona yang disinyalir berasal dari kelelawar dan hewan liar lainnya.

Larang Perdagangan Hewan Liar, China Sita 820 Kg Sisik Trenggiling IlegalFoto: Istimewa

Namun rupanya masih banyak oknum-oknum yang tetap nekat menyelundupkan sisik trenggiling sejumlah 820 kg ke China. Untungnya pemerintah China dengan cepat menangkap sembilan orang yang diduga menyelundupkan sisik trenggiling ini ke Guangxi Zhuang dan Provinsi Anhui.

Petugas bea cukai di China melakukan pengamanan yang lebih ketat untuk mencegah perdagangan hewan liar di sana. Sekaligus mencegah penyebaran virus corona yang membahayakan banyak orang.

Setelah ditelusuri lebih lanjut salah satu tersangka bernama Wang, diketahui memesan ratusan kilogram sisik trenggiling dari luar negeri untuk mendapatkan keuntungan dengan cara ilegal.

Kemudian Wang menyuruh beberapa anggota geng di China untuk menyelundupkan sisik trenggiling ini ke dalam China. Mereka sengaja memilih pelabuhan yang memiliki pengawalan tidak ketat, kemudian mereka berencana mengirimkan sisik ini ke pasar obat tradisional di Anhui dan Henan dengan harga tinggi.

Larang Perdagangan Hewan Liar, China Sita 820 Kg Sisik Trenggiling IlegalFoto: Istimewa

Pemerintah China mengungkapkan bahwa kasus penyelundupan trenggiling ini akan diselidiki lebih lanjut. Termasuk mengawasi perdagangan hewan liar di beberapa provinsi.

Pemerintah China bertujuan untuk melacak peredaran hewan liar secara menyeluruh, dan memutuskan rantai industri ilegal ini dari China.

Hingga saat ini pemerintah China terus berupaya untuk mengendalikan virus corona. Hingga saat ini sudah ada 113,672 kasus virus corona di 110 negara, dengan 4,012 korban jiwa.

Baca Juga: Tentang Trenggiling yang Diduga Ikut Sebar Virus Corona di China



Simak Video "Kangen dengan Pecel Sayur di Pasar Baru?"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)