ADVERTISEMENT

Tradisi Bau Nyale, Ratusan Orang Turun Ke Laut Cari Cacing yang Lezat

Devi Setya - detikFood
Senin, 24 Feb 2020 16:00 WIB
Tradisi Bau Nyale, Ratusan Orang Turun Ke Laut Cari Cacing yang Lezat
Foto: istimewa


2. Berlangsung setiap tahun
Tradisi bau nyale digelar setiap tahun karena cacing laut ini hanya muncul satu kali dalam setahun. Periode kemunculannya tidak bisa ditentukan namun kerap kali terjadi pada tanggal 20-an bulan Februari hingga awal Maret.

Masyarakat percaya, dahulu Putri Mandalika mengumpulkan para pangeran dan rakyat pada tanggal 20 bulan ke-10 menurut perhitungan kalender suku Sasak. Kejadian itu terjadi saat dini hari menjelang subuh.

Hingga saat ini, tradisi bau nyale juga dilakukan malam hari hingga pagi. Warga berduyun-duyun pergi ke pantai untuk mencari dan menjaring nyale sebanyak-banyaknya. Ribuan cacing yang muncul di tepi pantai ini juga dipercaya sebagai ungkapan dari Putri Mandalika.

Kabarnya, sebelum Putri Mandalika menceburkan diri ke laut, ia mengatakan akan menjadi nyale (cacing) yang bisa dinikmati bersama. Artinya, tidak perlu lagi para pangeran memperebutkan dirinya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT