7 Makanan Khas Banyuwangi yang Terkenal, Kamu Suka yang Mana?

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 14 Feb 2020 11:00 WIB
makanan banyuwangi Makanan khas Banyuwangi. Foto: Detikcom
Jakarta -

Makanan khas Banyuwangi jadi salah satu alasan para wisatawan berkunjung ke sini. Ada rujak soto, pecel pitik hingga sego cawuk. Wah, seperti apa ya rasanya?

Banyuwangi memiliki beragam macam kuliner yang enak dan juga unik. Rasa makanannya juga berbeda dengan daerah-daerah lainnya. Berikut ini beberapa makanan khas Banyuwangi yang terkenal:

1. Rujak Soto

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: detikTravel/detikFood


Makanan khas Banyuwangi rujak soto ini jadi salah satu yang terkenal di Banyuwangi. Rujak soto ialah perpaduan rujak sayur yang disiram dengan guyuran kuah soto ditambah dengan irisan daging dan babat. Rujak soto biasanya disajikan dengan tambahan lontong.

Sayuran yang digunakan di dalam rujak ini umumnya berupa rebusan kangkung, kacang panjang, kubis, kembang turi dan juga potongan tahu dan tempe goreng.

Menurut sejarahnya, rujak soto sudah dikenal sejak tahun 1970-an. Rujak soto ini terinspirasi lagu asal Banyuwangi yang berjudul Rujak Singgul.

2. Sego Tempong

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: Devi S. Lestari/detikFood


Sego tempong bisa dipilih untuk para pecinta pedas. Makanan khas Banyuwangi sego tempong atau nasi tempong ini memang disajikan dengan nasi putih yang dinikmati dengan sayur-sayuran rebus plus sambal mentah yang dikenal dengan sambal tempong.

Sambal tempong ini berasal dari kata tempong yang berarti tampar. Rasanya sangat pedas sehingga cocok dinikmati dengan beragam lauk seperti dadar jagung, ikan asin, pepes ikan laut, ayam goreng dan telur dadar.

Rasa gurih dan pedas dari sego tempong Banyuwangi sangat cocok dinikmati untuk makan siang atau pun malam.

3. Sego Cawuk

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: Instagram

Berbeda dengan sego tempong, sego cawuk lebih dikenal sebagai menu sarapan enak khas Banyuwangi. Nama sego cawuk diambil dari bahasa Using, bahasa khas Banyuwangi. Sego berarti nasi, sedangkan cawuk adalah makan dengan tangan.

Seporsi sego cawuk terdiri dari nasi putih dengan pelengkap lauk seperti gecok yaitu campuran parutan kelapa dan pipilan jagung bakar yang pedas enak.

Makanan khas banyuwangi sego cawuk ini juga enak ditambahkan dengan kuah pindah gurih serta sambal serai dan daun semanggi kukus. Beberapa lauk lain seperti telur pindang atau pepes ikan laut juga bisa dipadukan dalam sego cawuk.

Semuanya cocok disantap hangat-hangat dengan tangan. Nikmat!

4. Pecel Pitik

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: Istimewa


Pecel Pitik adalah sajian kuliner dengan bahan dasar ayam kampung yang dipanggang kemudian disuwir dan dilumuri dengan parutan kelapa dengan bumbu seperti kemiri, cabai rawit, terasi, daun jeruk, garam dan gula.

Awalnya pecel pitik hanya muncul di acara-acara selamatan, tetapi kini sudah banyak dijual di warung-warung makan.

5. Pecel Rawon

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: Instagram


Selain rujak soto, ada juga nih persilangan dari dua hidangan yaitu pecel dan rawon. Makanan unik ini terdiri dari nasi yang dicampur dengan sayur rebus plus sambal pecel kemudian disiram dengan kuah rawon dan irisan daging sapi.

Perpaduan kuah hitam rawon dengan sambal pecel menghasilkan rasa yang unik. Jangan lupa untuk disantap dengan rempeyek renyah.

6. Pindang Koyong

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: Intan Kinasih


Kuah pindang koyong ini dibuat dengan bahan utama ikan. Kuah pindangnya berwarna bening dengan campuran belimbing wuluh (belimbing sayur) dan cabai rawit ini akan menambah sensasi pedas yang nikmat.

Selain dagingnya, pindang koyong juga bisa dipadukan dengan kepala ikan. Enak disantap hangat-hangat.

7. Ayam Pedas

Makanan khas Banyuwangi.Makanan khas Banyuwangi. Foto: detikcom


Kamu pasti suka dengan ayam pedas khas Banyuwangi. Kuliner ini banyak ditemui di wilayah Banyuwangi bagian Selatan. Ayam pedas ini terdiri dari potongan ayam yang sudah dibakar lalu dicampur dengan kuah santan yang tak terlalu kental.

Selain ayam, umumnya sajian ini juga dapat dicampur dengan hati ayam dan telur ayam rebus. Tak hanya rasanya yang pedas gurih, namun sajian ini selalu disajikan panas sehingga sensasi pedasnya makin tajam.



Simak Video "Pelasan Pindang, Pepes Merah Khas Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)