Huaah! Pedas Gurih Rujak Gamel Diracik dengan Terasi Cirebon

Sudirman Wamad - detikFood Senin, 13 Jan 2020 10:30 WIB
Foto: Sudirman Wamad / dok.detikFood Foto: Sudirman Wamad / dok.detikFood
Cirebon - Selain empal gentong, mie koclok dan nasi jamblang, Cirebon juga punya makanan unik lain. Rujak gamel yang pedas gurih dan bikin nagih.

Rujak gamel, rujak khas Cirebon yang berasal dari Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Memang belum terlalu banyak penjual rujak gamel. detikcom pun berkunjung ke salah satu pedagang rujak gamel yang ada di Desa Sarabau, tetangga Desa Gamel.

Rujak gamel salah satu makanan khas Cirebon yang diburu para pecinta pedas. Rujak gamel tak jauh berbeda dengan rujak pada umumnya. Isiannya berupa rebusan kangkung, mie, kol, ditambah mentimun, tahu dan gorengan. Bedanya, rujak gamel dilengkapi dengan 'kerupuk teles' atau kerupuk basah. Kerupuknya direbus, tak digoreng. Teksturnya kenyal-kenyal gurih.
Huaah! Pedas Gurih Rujak Gamel Diracik dengan Terasi CirebonFoto: Sudirman Wamad / dok.detikFood

Sensasi pedas rujak gamel dihasilkan dari sambal terasi. Apalagi, terasi yang digunakan untuk rujak gamel adalah terasi khas Cirebon. Jadi paduan rasa pedas cabai dan gurih wangi terasi. Mantap!

Makanan khas asal Desa Gamel itu terbilang murah. Untuk satu porsinya hanya Rp 10 ribu. Penasaran dengan rujak gamel yang memiliki sensasi sambal terasi pedas?

Salah satu penjual rujak gamel yang legendaris adalah Wati (50). Lokasinya persis di komplek pemakaman Ki Buyut Asup, salah satu penyebar agama Islam di Cirebon. Situs Ki Buyut Asup ini tak telalu jauh dari kawasan wisata dan belanja batik Trusmi. Setelah masuk gapura besar penandan masuk ke kawasan batik Trusmi, kemudian lurus terus sampai menemui situs Ki Buyut Asup.
Huaah! Pedas Gurih Rujak Gamel Diracik dengan Terasi CirebonFoto: Sudirman Wamad / dok.detikFood

Baca Juga : Kenali 5 Jajanan Khas Cirebon yang Enak Tapi Mulai Langka

Wati mengaku sejak 1984 berjualan rujak gamel. Rujak gamel buatannya memiliki resep turun temurun dari orang tuanya. Wati menjelaskan rujak gamel mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 2019.

Salah satu faktor yang membuat rujak gamel melejit adalah banyak biduan yang sering mampir di warung rujak Wati. Tak sedikit pula yang mengunggahnya di sosial media.

"Awalnya mah biasa saja. Sekarang, ya tahun kemarin itu mulai banyak yang mencari. Bisa ramai gara-gara banyak artis organ tunggal yang makan rujak gamel," kata Wati.
Huaah! Pedas Gurih Rujak Gamel Diracik dengan Terasi CirebonFoto: Sudirman Wamad / dok.detikFood

Wati bersyukur rujak gamel mulai dikenal masyarakat luas. "Ya omzet kurang paham ya, ya intinya alhamdulillah," katanya.

Salah satu penikmat rujak gamel, Heri Saripudin (30) warga Kecamatan Kesami, Kota Cirebon mengatakan rujak gamel memiliki cita rasa yang khas. Sebab, terasi yang digunakan merupakan terasi asli Cirebon.

"Pedasnya bikin nagih. Enak, terasinya itu kerasa banget," kata Heri.

Heri mengaku kerap mampir di warung rujak gamel milik Wati. "Sering ke sini. Baru tahu yang di sini aja soalnya," katanya.

Baca Juga : Ke Cirebon, Enaknya Mampir Ke 5 Kafe dan Resto Ini

Simak Video "Tamikil Bumbu Dua Belas, Olahan Makanan Masyarakat Pantai Madasari"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)