ADVERTISEMENT

Jepang Punya Stok Makanan Darurat yang Bisa Diolah Tanpa Kompor dan Listrik

Yenny Mustika Sari - detikFood
Kamis, 02 Jan 2020 19:30 WIB
Foto: Youtube Nihongo Mantappu
Jakarta - Stok makanan darurat ini dipakai warga Jepang saat dilanda bencana seperti gempa atau tsunami. Makanan ini sangat praktis dan tak perlu dimasak dengan kompor.

Saat terjadi bencana, seringkali orang-orang kebingungan karena tidak memiliki pasokan makanan. Apalagi jika bencana yang dialami begitu mendadak seperti banjir, gempa, dan tsunami.

Di sisi lain, banyak orang tidak memiliki stok makanan darurat yang banyak. Mengolah makanan pun sulit karena peralatan masak biasanya ikut hancur atau hilang karena bencana.

Jepang Punya Stok Makanan Darurat yang Bisa Diolah Tanpa Kompor dan ListrikFoto: Youtube Nihongo Mantappu

Jika sudah seperti itu, banyak korban bencana alam berakhir kelaparan. Tapi ternyata di Jepang ada stok makanan darurat yang dapat dikonsumsi secara praktis saat terjadi bencana alam.

Makanan dengan sebutan 'rescue food' ini tak memerlukan air atau bahkan kompor untuk dimasak. YouTuber Indonesia yang tinggal di Jepang, Jerome Polin memperkenalkan stok makanan darurat dari Jepang itu di saluran YouTube miliknya, Nihongo Mantappu. Ia ditemani oleh seorang temannya yang berasal dari Jepang.

Baca Juga: Ada Gempa Hingga Kebakaran, 5 Orang Ini Tetap Santai Makan Saat Terjadi Bencana

Jepang Punya Stok Makanan Darurat yang Bisa Diolah Tanpa Kompor dan ListrikFoto: Youtube Nihongo Mantappu

Teman Jerome menjelaskan kalau stok makanan darurat ini mengandung 'hatsu netsu zai' atau zat yang dapat menghasilkan panas dan bisa menghangatkan makanan itu sendiri. Jadi, Anda akan bisa langsung memasak makanan tersebut hanya melalui kemasannya.

YouTuber 21 tahun ini juga menjelaskan kalau makanan penyelamat untuk bencana alam ini ada dalam 3 varian rasa, yaitu Sichuu and Rice (Beef Stew dan Nasi), Curry Rice, dan yang terakhir adalah Wafu Hambagu Rice (Hamburger versi Jepang).

Jepang Punya Stok Makanan Darurat yang Bisa Diolah Tanpa Kompor dan ListrikFoto: Youtube Nihongo Mantappu

Stok makanan darurat ini dikemas dalam kotak lalu disediakan sendok, tisu, makanan (nasi dan saus), dan 'hatsu netsu yuokei' yang merupakan cairan untuk memasak. Ada juga 'hatsu netsu zai' untuk menghangatkan makanan tersebut. Jika kedua bahan tersebut disatukan dapat menghasilkan panas untuk memasak stok makanan darurat tersebut.

Semua bahan-bahan tersebut dimasukkan menjadi satu ke dalam sebuah plastik. Setelah cairan 'hatsu netsu yuokei' dan 'hatsu netsu zai' dimasukkan, keduanya akan mendidih seperti dimasak menggunakan kompor. Itu pun harus didiamkan selama 20 menit untuk mematangkan makanan penyelamat tersebut.

Jepang Punya Stok Makanan Darurat yang Bisa Diolah Tanpa Kompor dan ListrikFoto: Youtube Nihongo Mantappu

Baca Juga: Tak Disangka, Makanan Sehari-hari Ini Jadi Penyebab Kejadian yang Tragis

Benar saja selama 20 menit, nasi dan lauk akan matang sempurna. Saat dicicipi Jerome dan temannya, rasa stok makanan darurat tersebut kabarnya enak. Bahkan porsi dari potongan dagingnya juga besar.

Jepang Punya Stok Makanan Darurat yang Bisa Diolah Tanpa Kompor dan ListrikFoto: Youtube Nihongo Mantappu

Stok makanan darurat ini jadi salah satu inovasi makanan yang sangat berguna apalagi jika digunakan saat terjadi bencana alam serius. Harga dari makanan penyelamat tersebut sekitar 1000 yen sekitar Rp. 130.000.

Jika di Indonesia memiliki makanan seperti ini, rasanya akan bermanfaat. Apalagi saat terjadi banjir di awal tahun 2020 ini dimana banyak orang tidak sempat menyelamatkan barang dan makanan mereka.

Simak Video "Makan Nasi Padang Murah Meriah di Dekat Bandara Soetta"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT