Olahan Bebek Maknyus

Mantul! Bebek Empuk Olahan Bu Sasangko yang Legendaris

Misericordias Domini - detikFood Rabu, 30 Okt 2019 13:30 WIB
Foto: dok. detikFood/Misericordias Domini
FOKUS BERITA Olahan Bebek Maknyus
Yogyakarta - Bebek juga jadi sajian populer di Jogja. Banyak jenis olahan bebek yang ditawarkan, mulai dari yang digoreng, dibakar hingga dibacem.

Salah satu yang populer dan legendaris adalah Warung Bebek Empuk Bu Sasongko. Ciri khas warungnya berwarna kuning mencolok. Sesuai dengan namanya, olahan bebek goreng di sini terkenal empuk dengan bumbu yang meresap enak.

Warung makan Bebek Empuk Bu Sasongko dapat ditemukan di dua tempat, yaitu di Jalan Palagan Sleman dan Jalan MT. Haryono, Kota Yogyakarta.
Sudah mulai beroperasi sejak 20 tahun lalu. Warung makan ini punya sajian bebek goreng yang enak. Diolah tanpa tambahan MSG dan tanpa panci bertekanan atau presto.
Mantul! Bebek Empuk Olahan Bu Sasangko yang LegendarisFoto: dok. detikFood/Misericordias Domini


"Kami selalu menggunakan rempah-rempah alami sebagai bumbu dan bahan-bahan dipastikan selalu segar," ungkap pemilik warung Bebek Empuk Bu Sasongko, Hezry Henny.

Daging bebek dibumbui dengan resep rahasia keluarga dan pengolahannya dilakukan di masing-masing warung. Rahasia yang membuat daging bebek menjadi empuk dan tidak bau amis adalah daging bebek yang digunakan harus daging bebek segar yang baru dipotong. Sebelum diolah diolah daging bebek harus dicuci bersih serta dibuang lemaknya.

Selain itu terdapat proses lain yang tidak boleh terlewatkan. Bebek harus mengalami tiga kali proses pengolahan, pertama setelah bebek dibumbui, diungkep terlebih dahulu selama dua jam. Selama itu bebek direbus dan proses terakhir diungkep kembali selama dua jam.
Mantul! Bebek Empuk Olahan Bu Sasangko yang LegendarisFoto: dok. detikFood/Misericordias Domini

Warung Bebek Empuk Bu Sasongko dalam sehari dapat menjual 10 hingga 15 kilogram daging bebek. Selain kualitas yang tercermin dari pemilihan bahan-bahan dalam proses penggorengan juga selalu dijaga dengan rutin mengganti minyak goreng yang digunakan.

"Cara menggoreng tidak memerlukan teknik khusus tapi minyak goreng selalu dipilih yang terbaik untuk menjaga rasa," tutur Hezry.

Penyajian Bebek Empuk Bu Sasongko cukup sederhana di atas piring melamin berwarna kuning terang. Bebek digoreng tidak terlalu kering kemudian disajikan bersama dengan lalapan mentimun dan kemangi dan sambel korek. Warnanya agak kecokelatan gelap dengan aroma gurih bumbu. Selintas mirip bebek goreng bumbu bacem.

Tekstur dagingnya lembut dan tidak keras sehingga mudah dipisahkan dari tulangnya. Bumbu yang gurih manis dan meresap membuat bebek goreng ini enak. Rasa sambalnya tidak terlalu pedas dengan rasa gurih ringan, cocok untuk kamu yang tidak terlalu suka pedas. Selain itu juga ada pilihan lain, tahu, tempe dan terong iris goreng.
Mantul! Bebek Empuk Olahan Bu Sasangko yang LegendarisFoto: dok. detikFood/Misericordias Domini

"Siraman minyak yang digunakan untuk menggoreng bebek adalah yang membuat sambal menjadi spesial, rasanya jadi gurih," tambah Hezry.

Hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 26.000 kamu sudah bisa mendapatkan satu potong Bebek Empuk Bu Sasongko dan Rp 115.000 untuk satu ekor utuh.

Warung Bebek Empuk Bu Sasongko buka setiap hari pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB. Selain makan di tempat, kamu juga bisa memesan lewat aplikasi ojol.



Bebek Empuk Bu Sasongko

Jl. MT. Haryono No.12, Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta

Jl. Palagan Tentara Pelajar Km 12, Gondang Lutung Donoharjo Ngaglik, Kabupaten Sleman




Simak Video "Sensasi Makan Sate Bebek yang Panjangnya Setengah Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)
FOKUS BERITA Olahan Bebek Maknyus

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com