4 Prinsip Pola Makan Orang Italia yang Baik untuk Lingkungan dan Kesehatan

Yenny Mustika Sari - detikFood Kamis, 03 Okt 2019 10:30 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Tiap negara memiliki budaya atau pola makan tertentu. Dari orang Italia, ada prinsip pola makan yang bisa ditiru karena baik untuk lingkungan dan kesehatan.

Saat melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri, tak jarang kita mendapatkan pelajaran budaya. Tak terkecuali soal budaya makan di tempat tersebut. Kita bisa mempelajari makanan pokok orang lokal, bagaimana mereka makan, hingga etiket makan yang ada.

Seperti Indonesia yang memiliki budaya makan menggunakan tangan kanan secara langsung saat menyantap makanan, di Italia juga ada budaya atau pola makan unik tersendiri. Beberapa diantaranya bisa ditiru. Berikut pola makan orang Italia seperti dilansir dari U.S News (3/10).

Baca Juga: Ini 10 Tips Meracik Masakan Italia Seenak Negeri Asalnya (2)

1. Mengonsumsi bahan makanan musiman

4 Prinsip Pola Makan Orang Italia yang Baik untuk Lingkungan dan KesehatanFoto: iStock

Indonesia memiliki musim untuk buah-buahan, seperti musim mangga, musim rambutan, hingga musim duku. Ternyata Italia juga memiliki musim untuk buah-buahan.

Pada waktu tertentu, pasar buah di Italia akan menjual berbagai macam buah sesuai musimnya. Seperti pada bulan September, buah yang mendominasi pasar buah Italia diisi dengan plum, persik (peach), nektarin, dan pir. Buah yang dijual saat musimnya memiliki harga murah. Sedangkan berbagai macam buah import, seperti kiwi, pisang, dan berry akan dijual dengan harga yang tergolong mahal.

Masih berdasarkan konsep mengonsumsi makanan musiman, restoran biasanya menyajikan menu berbahan tomat, zucchini, terong, dan artichoke pada September. Konsep ini memungkinkan Anda mendapat bahan makanan segar dan berkualitas dengan harga murah. Sekaligus baik untuk lingkungan karena memanfaatkan stok yang alam berikan.

2. Makan di tempat

4 Prinsip Pola Makan Orang Italia yang Baik untuk Lingkungan dan KesehatanFoto: iStock

Budaya makan sambil duduk juga sangat kental di Italia. Mereka lebih menekankan budaya makan sambil duduk daripada makan sambil jalan. Sebagian besar restoran di Italia juga buka pada siang hari, mulai dari pukul 1 hingga 3 siang.

Jika Anda sebagai turis melewatkan waktu makan tersebut, pilihan makanan yang bisa Anda cari adalah makanan dari supermarket atau restoran pizza yang buka sepanjang hari. Orang lokal Italia menerapkan norma makan siang ini secara terang-terangan, agar semua orang bisa makan teratur dan para pekerja dapat menikmati makan siang mereka di waktu yang tepat.

3. Mengongsumsi karbohidrat dan biji-bijian

4 Prinsip Pola Makan Orang Italia yang Baik untuk Lingkungan dan KesehatanFoto: iStock

Apapun opini banyak orang tentang karbohidrat, biji-bijian, dan gluten, tetapi orang Italia sangat menjunjung tinggi bahan makanan tersebut. Karena di setiap pasta pasti mengandung gandum dan itu sudah menjadi akar dari makanan pokok orang Italia.

Menurut Undang-Undang Uni Eropa, gandum adalah bahan makanan yang harus ada di setiap menu makanan yang ada di Italia. Selain gandum, label untuk allergen potential dan gluten free juga harus ada di setiap makanan. Label tersebut sangat ditunjukkan secara terang-terangan berbeda dengan negara lain seperti Amerika.

Baca Juga: Nikmati Kelezatan Pasta Italia di 5 Resto Italia Ini

Di Italia label tersebut sangat umum ditemukan, seperti label alergen yang ditujukkan untuk orang yang mungkin akan alergi makanan. Juga banyak ditemui label pasta bebas gluten, karena orang Italia banyak yang memiliki masalah medis dengan gluten.

4. Menjaga pola makan

4 Prinsip Pola Makan Orang Italia yang Baik untuk Lingkungan dan KesehatanFoto: Istimewa

Di Italia, budaya menjaga pola makan sangatlah penting karena orang lokalnya mementingkan kualitas kesehatan. Terlahir dalam masyarakat dengan budaya makanan tradisional yang sudah berlangsung lama, orang Italia terlihat jauh lebih mudah jika diharuskan untuk diet.

Hal itu dapat dibuktikan dengan rendahnya tingkat obesitas di Italia yang jauh lebih rendah yaitu 19.9% dibandingkan dengan Amerika yang memiliki tingkat obesitas 36%. Tingkat penderita diabetes tipe 2 juga sangat rendah di kalangan masyarakat lokal Italia, hanya sekitar 4,8% dibandingkan dengan Amerika sebesar 10.8%. Tak heran jika harapan hidup orang Italia lebih lama karena pola hidupnya yang lebih sehat.



Simak Video "Silong, Sashimi khas Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)