Mau Coba? Ini Crepe Isi Kedelai Fermentasi yang Gurih Berlendir

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 21 Sep 2019 11:25 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Orang Jepang sudah terbiasa menikmati natto atau kedelai fermentasi. Tapi bagaimana kalau natto dijadikan isian crepe? Kreasi ini ternyata benar-benar ada di Kyoto.

Ada banyak makanan enak di Jepang, termasuk crepe yang merupakan menu khas Kyoto. Crepe di wilayah ini terkenal dengan teksturnya yang fluffy dan lembut. Isiannya pun sangat beragam, tapi kalau mau yang unik mampirlah ke Sanjiya.

Dikutip dari Sora News 24 (19/9), Sanjiya sebenarnya menawarkan isian crepe populer. Sebut saja mochi strawberry dengan es krim, pisang karamel dengan es krim, sampai mochi bubuk matcha dengan es krim. Uniknya, ada juga varian rasa gurih.

Mau Coba? Ini Crepe Isi Kedelai Fermentasi yang Gurih BerlendirFoto: Istimewa

Crepe gurih di Sanjiya antara lain Okonomiyaki, Tuna dengan Nasi, serta Telur Ikan Berbumbu dengan Nasi. Tapi yang paling menarik perhatian adalah crepe isi kedelai fermentasi (natto) dan nasi. Seluruh varian crepe gurih ini dibanderol 450 yen atau sekitar Rp 58.800.

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Cara Bikin Crepes yang Mulus dan Tipis

Mau Coba? Ini Crepe Isi Kedelai Fermentasi yang Gurih BerlendirFoto: Istimewa

Tim Sora News 24 mencoba crepe natto ini. Nampak isiannya ada nasi, natto, dan topping mayonnaise. Juga pelengkap sedikit daun bawang dan rumput laut rebus. Semuanya 'dibungkus' adonan crepe yang sebenarnya bercita rasa hambar.

Natto rupaya bisa menghadirkan aroma dan rasa unik pada crepe, namun rasanya tetap bisa diterima di lidah. Varian crepe gurih ini sangat disarankan untuk dicicip pencinta crepe atau petualang kuliner.

Mau Coba? Ini Crepe Isi Kedelai Fermentasi yang Gurih BerlendirFoto: Istock

Di Jepang sendiri, tak semua orang suka natto sebab fermentasi kedelai ini memiliki aroma dan rasa yang kuat. Natto merupakan hasil fermentasi kedelai dengan bakteri Bacillus subtilis. Warna natto kecokelatan dengan tekstur lengket, aromanya pun sangat tajam.

Natto biasanya dijadikan menu sarapan. Natto dimakan bersama nasi hangat dan sup miso. Dilihat dari nutrisinya, natto adalah makanan tinggi protein dan probiotik yang baik untuk pencernaan.

Baca Juga: Natto, Fermentasi Kedelai yang Berkhasiat



Simak Video "Nikmatnya Shabu-Shabu khas Mongolia dengan Potongan Daging Domba"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)