Tiwul hingga Leughok, 5 Makanan Bekal Pahlawan Saat Perang Lawan Penjajah

Devi Setya - detikFood Jumat, 16 Agu 2019 14:30 WIB
Foto: istimewa
Jakarta - Perjuangan para pahlawan saat melawan penjajah bukanlah hal mudah. Banyak pahlawan yang harus menempuh perjalanan jauh sambil membawa perbekalan makanan.

Tepat 17 Agustus 2019, Indonesia menginjak usia 74 tahun. Sebelum merdeka, ribuan rakyat Indonesia berjuang saat perang melawan penjajah. Saat persiapan perang ini juga para pahlawan membawa perbekalan makanan.

Berikut beberapa makanan yang pernah menjadi bekal para pejuang.

1. Nasi oyek atau tiwul
Tiwul hingga Leughok, 5 Makanan Bekal Pahlawan Saat Perang Lawan Penjajah Foto: istimewa

Nasi oyek terkenal pada masa Agresi Militer Belanda 2. Pada masa itu, Jenderal Sudirman dan pasukannya terdesak di tengah hutan di kawasan Kediri dan kehabisan makanan.

Kemudian Soepardjo Rustam dari Cilacap diketahui membawa makanan yang terbuat dari singkong. Makanan ini tak lain adalah tiwul yang efektif jadi makanan pengganjal perut. Meski proses pembuatannya agak lama, tapi tiwul punya masa simpan yang juga lama jadi pas dijadikan perbekalan.

Baca juga : Rumah Makan Langganan 7 Presiden Indonesia, Pernah Mampir?

2. Singkong dan Ubi Rebus
Tiwul hingga Leughok, 5 Makanan Bekal Pahlawan Saat Perang Lawan Penjajah Foto: istimewa

Pada masa kolonial, nasi merupakan makanan mewah yang tak mudah didapatkan rakyat. Sebagai gantinya, singkong dan ubi jadi sumber karbohidrat primadona pada masa itu.

Singkong dan ubi rebus juga jadi makanan perbekalan yang banyak dibawa ketika berperang. Selain singkong dan ubi, para pahlawan juga kerap membekali diri dengan jagung rebus.

3. Nasi Jagung
Tiwul hingga Leughok, 5 Makanan Bekal Pahlawan Saat Perang Lawan Penjajah Foto: istimewa

Nasi jagung atau ampok juga kerap jadi makanan perbekalan ketika perang. Meski namanya nasi jagung, hidangan ini tak mengandung nasi karena diolah dengan jagung yang ditumbuk.

Selain efektif membuat kenyang, nasi jagung juga kaya nutrisi sehingga bisa menjaga stamina para pejuang. Bukan hanya sebagai makanan bekal perang, nasi jagung juga jadi makanan pokok pengganti beras pada masa penjajahan.

4. Telur asin
Tiwul hingga Leughok, 5 Makanan Bekal Pahlawan Saat Perang Lawan Penjajah Foto: istimewa

Kini telur asin dijadikan lauk pelengkap makan tapi siapa sangka dahulu olahan telur ini kerap dijadikan bekal berperang. Telur asin dipilih sebagai bekal karena sifatnya awet tahan lama dan punya kandungan gizi tinggi.

Telur asin yang terbuat dari telur bebek ini punya nutrisi dua kali lipat dibanding telur ayam biasa. Telur asin juga praktis, mudah dibawa dan mudah disantap.

Baca juga : Ikan Asin, Sayur Lodeh hingga Tempe, Makanan Favorit Soekarno hingga Jokowi

5. Leughok
Tiwul hingga Leughok, 5 Makanan Bekal Pahlawan Saat Perang Lawan Penjajah Foto: istimewa

Para pejuang di Aceh biasa membekali diri dengan leughok. Makanan ini terbuat dari tepung ketan, pisang dan sagu. Dahulu, sebelum berangkat berperang, para wanita mengolah dan menyiapkan kue leghok untuk para pejuang.

Campuran pisang kepok dan sagu terbukti efektif menghilangkan rasa lapar. Makanan ini juga dikemas dengan bungkus daun pisang yang membuatnya awet dan tahan lama. Leughok biasa dijadikan bekal bersama singkong, ubi maupun jagung rebus.



Simak Video "Masak Masak: Resep Sandwich Sapi Teriyaki"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com