Dapur Merupakan Tempat Paling Berbahaya Saat Gempa, Ini Sebabnya

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Sabtu, 03 Agu 2019 13:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Dari banyak lokasi di rumah, ternyata dapur merupakan tempat paling berbahaya saat terjadi gempa. Apa saja yang bisa dilakukan saat gempa dan berada di dapur?

Gempa berkekuatan 6.9 M yang terjadi di Banten kemarin malam (2/8) menyebabkan sejumlah kerugian materi. Selain itu kejadian gempa ini kembali mengingatkan bahwa Indonesia seperti halnya Jepang merupakan negara rawan gempa.

Setelah gempa bumi 2011 pemerintah Jepang melakukan tindakan serius untuk pencegahan munculnya korban jiwa saat gempa terjadi. Baik berupa edukasi maupun sosialisasi cara penyelamatan diri yang aman dari gempa sejak usia dini.


Dapur Merupakan Tempat Paling Berbahaya Saat Gempa, Ini SebabnyaFoto: bahtiar

Dari penelitian yang dilakukan pemerintah Jepang selama musibah gempa beberapa kali dalam kurun waktu panjang, terungkap bahwa kecelakaan terbesar terjadi di dapur saat gempa terjadi. Secara khusus jumlah kebakaran saat gempa mayoritas terjadi di dapur rumah.

Menurut livejapan.com (29/3) hal ini disebabkan karena dapur merupakan tempat di dalam rumah yang paling berbahaya saat terjadi gempa. Ini karena di dapur biasanya ditaruh beragam jenis peralatan rumahtangga dari logam, pecah belah hingga aneka logam yang berbahaya. Saat diguncang gempa, benda-benda tersebut melayang berhamburan jatuh.

Mengenai kebakaran karena kompor umumnya terjadi karena kompor menyala dengan panci berisi makanan atau wajan berisi minyak. Bahan makanan mengandung minyak akan memicu api kompor menjadi lebih besar dan tak terkendali.

Khusus mengenai masalah kompor yang jadi penyebab kebakaran terbesar saat gempa di Jepang, sebuah produsen kompor ternama membuat kompor antigempa. Kompor ini dilengkapi dengan sensor getaran sehingga saat ada getaran gempa, kompor yang masih menyala akan otomatis mati apinya.

Dapur Merupakan Tempat Paling Berbahaya Saat Gempa, Ini SebabnyaFoto: detikfood


Untuk penyelamatan diri saat gempa dan berada di dapur beberapa hal ini bisa dilakukan.

1. Matikan segera api kompor di dapur.
2. Matikan aliran gas atau lepaskan selang gas. Jika memakai api arang atau api kayu bisa langsung disiram dengan air. Atau karung goni yang dibasahi air agar api mati toal.
3. Lindungi kepala dengan penutup yang aman seperti baskom besar dari kayu atau stainless steel.
4. Jika guncangan keras segera mencari tempat aman untuk berlindung sementara. Bisa di bawah meja atau di sudut yang aman.

Menurut keterangan BMKG gempa berkekuatan 6.9 M yang terjadi semalam (2/8) berpusat di kedalam 10 Km. Gempa persisnya terjadi di lokasi 7.54 LS,104.58 BT. Atau di 147 Km Barat Daya, Sumur Banten.



Simak Video "Tinker Kitchen, Dapur untuk Para Chef Amatir"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/adr)