7 Makanan Khas Betawi Enak Tapi Langka dan Hampir Punah

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 22 Jul 2019 20:00 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Makanan khas Betawi seperti kerak telor dan nasi uduk pasti banyak penggemarnya. Namun beberapa makanan seperti sengkulun hingga bubur ase khas Betawi sepertinya sudah sangat langka.

Kemunculan kuliner-kuliner baru membuat beberapa makanan tradisional khas Betawi mulai tergeser. Beberapa di antaranya adalah ketupat babanci hingga gabus pucung, padahal makanan-makanan ini memiliki rasa yang enak.

Sering dimunculkan saat acara-acara ulang tahun Jakarta, akan tetapi beberapa makanan khas Betawi sepertinya perlu dilestarikan. Hal ini dikarenakan 7 makanan ini sudah mulai langka dan dikhawatirkan akan punah.

Berikut makanan khas Betawi enak tapi langka dan hampir punah:

1. Ketupat Babanci

7 Makanan Khas Betawi Enak Tapi Langka dan Hampir PunahSayur babanci, makanan khas Betawi yang mulai langka. Foto: detikfood

Sayur babanci, makanan khas Betawi yang kian langka. Jadi ikon makanan Betawi, namun sayuran ini sangat sulit ditemukan meskipun di restoran Betawi.

Kabarnya, kelangkaan ini disebabkan karena bahan-bahan dan bumbu untuk membuatnya sulit ditemukan di Jakarta. Penamaan babanci disebut karena sayuran ini dibuat tanpa penambahan sayur.

Ada sekitar 21 jenis bahan untuk membuatnya. Beberapa rempah yang langka salah satunya adalah kedaung, botor, tai angin, lempuyang, hingga temu mangga.

Kedaung ialah rempah biji dengan kulit berwarna hitam dan isi berwarna hijau. Sedangkan botor merupakan keluarga kacang-kacangan yang berasal dari kecipir.

Dan tai angin adalah benalu berbentuk sulur dengan warna kuning. Dengan kuah santan plus rasa gurih, sayur babanci juga dipadu dengan bagian kepala sapi seperti pipi.

Makanan ini enak disantap dengan tambahan potongan ketupat yang empuk dan pulen.

2. Sengkulun

7 Makanan Khas Betawi Enak Tapi Langka dan Hampir PunahFoto: Purwo S

Sekilas sajian kue ini mirip dengan kue keranjang. Kue ini konon dibuat karena kuatnya pengaruh China dan masakan Betawi zaman dulu.

Sengkulun dibuat dari campuran tepung ketan dan gula merah. Sehingga menghasilkan warna cokelat dengan perpaduan rasa gurih dari santan. Sengkulun biasa dinikmati dengan cocolan parutan kelapa.

Walaupun bahan-bahannya mudah didapat. Namun sengkulun masih saja jarang ditemui.

3. Bubur Ase

Bubur yang menjadi makanan khas Betawi ini terbilang unik. Bubur yang dibuat dari nasi ini disajikan dengan kuah semur yang isiannya daging sapi dan kentang. Makin enak ditambah dengan teri Medan dan kacang tanah goreng.

Ditaburi dengan irisan daun kucai dan bawang goreng, bubur ase ditambahkan dengan asinan sayuran khas Betawi sehingga ada campuran asin dan asam. Nama ase juga merujuk pada kata 'AC'.


4. Sayur Besan

Namanya diambil dari tradisi pernikahan orang Betawi. Sayur ini dihidangkan ketika menyambut keluarga besan saat pernikahan. Sayangnya, tradisi ini mulai ditinggalkan karena sulitnya mencari terubuk alias bunga tebu yang jadi bahan utamanya.

Racikan kuah santan berpadu dengan ebi, kentang, soun, dan petai. Enak dinikmati hangat-hangat.

5. Gabus Pucung

Gabus yang merupakan ikan rawa ini jadi makanan khas Betawi yang unik dan cukup langka. Kuahnya berwarna hitam pekat mirip seperti rawon. Tentu saja kuahnya dibuat dengan kluwek dengan paduan bahan-bahan seperti kunyit, buah pucung, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabai rawit.

Biasa dijadikan santap siang, gabus pucung enak dinikmati bersama dengan nasi putih hangat.

6. Ali Bagente

Nama makanan khas Betawi yang satu sepertinya agak asing. Ali Bagente merupakan makanan yang dipengaruhi dari budaya China, Arab, Jawa, dan Betawi. Sajian ini bisa dibilang langka karena orang-orang Betawi Arab sudah tak mengenal makanan ini.

Ali Bagente dibuat dari kerak (sisa nasi yang mengeras di bagian bawah kuali ketika menanak nasi) yang dikerangkan dan digoreng.

Jika ingin menambah rasa manis, sajian ini disiram dengan kuah kinca atau gula merah.

7. Kue Dongkal

Makanan khas Betawi yang langka lagi ada kue dongkal. Jajanan ini dibuat dengan tepung halus yang berasal dari tumbukan beras. Dicetak dengan cetakan tumpeng, di dalamnya dicampur dengan campuran gula aren dan kelapa parut.

Masakan ini dimasak dengan cara dikukus. Kue dongkal memiliki rasa gurih dengan sensasi manis.





Simak Video "Manis Legit Lapis India Khas Banjarmasin"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/nwy)