Ramai Soal Ikan Asin, Ini Proses Pembuatan Ikan Asin di Cirebon

Soedirman Wamad - detikFood Minggu, 14 Jul 2019 09:30 WIB
Foto: Soedirman Wamad/detikcom Foto: Soedirman Wamad/detikcom
Cirebon - Ikan asin saat ini sedang jadi perbincangan banyak orang. Gara-gara 'ikan asin' Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua kini mendekam di Polda Metro Jaya.

Bagaimana ikan asin diproduksi? Kami sempat mampir ke pembuatan ikan asin di Cirebon. Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jabar salah satu kampung penghasil ikan asin. Lokasinya berada di Blok Kertasaei RW 4 RT 1.

Memasuki musim kemarau, seperti saat ini produksi ikan asin mengalami penurunan. Tak banyak ikan-ikan yang dijejer dan dijemur. Penurunan produksi ikan asin dipengaruhi menurunnya hasil tangkapan laut nelayan setempat.

Ramai Soal Ikan Asin, Ini Proses Pembuatan Ikan Asin di CirebonPembuat ikan asin memanfaat musim kemarau untuk membuat ikan asin. Foto: Soedirman Wamad/detikcom



"Produksi ikan asin itu melimpah saat musim angin barat, bulan Desember dan Januari. Sekarang sudah menurun, tidak sebanyak musim angin barat," kata Muksidin (59) salah seorang produsen ikan asin asal Desa Mertasinga saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (14/7/2019).

Muksidin mengolah ikan jenis gubaran menjadi ikan asin. Ikan gubaran dikenal juga dengan ikan tiga muka. Muksidin mengatakan saat musim kemarau proses pengeringan hanya membutuhkan waktu satu hari.

"Panas matahari bisa diandalkan kalau kemarau sih. Sehari juga selesai prosesnya, tinggal jemur. Kalau musim hujan sih sampai tiga harian prosesnya," ucap Muksidin.

Produksi ikan asin Muksidin menurun. Sebelumnya, Muksidin mengaku kerap mendapat bahan olahan ikan asin atau ikan basah sampai satu kuintal lebih saat musim angin barat. Sekarang, Muksidin hanya mendapat bahan baku ikan asin sebanyak 20 kilogram sampai 50 kilogram.

Ramai Soal Ikan Asin, Ini Proses Pembuatan Ikan Asin di CirebonSaat kemarau ikan asin hanya perlu dijemur sehari saja. Foto: Soedirman Wamad/detikcom


"Kalau harga ikan asin jenis gubaran ini masih standar Rp 25 per kilogramnya. Yang mahal itu jenis teri, kalau musim seperti ini bisa sampai Rp 60 ribu per kilogramnya. Ada juga yang murah, jenisnya tanjan harganya sekitar Rp 15 ribu per kilogramnya. Ini yang sudah diolah jadi ikan asin," ucapnya.

Ikan asin olahan Muksidin dijual ke sejumlah pasar yang ada di Jabar, seperti Kabupaten Majalengka, Kuningan, Garut dan lainnya. "Kadang bisa naik kalau lagi banyak acara, seperti hajatan dan lainnya," ucap Muksidin.

Hal senada disampaikan produsen ikan asin lainnya, Tarsuki (48). Tarsuki mengataka harga ikan asin kerpa melonjak saat musim hujan. Saat musim kemarau saat ini harga ikan asin masih normal.

"Tangkapan ikan memang sedikir, tapi proses pembuatan ikan asin cepat karena musim kemarau. Beda dengan cuaca buruk saat musim hujan, tangkapan sedikit proses pembuatan ikan asin lama," kata Tarsuki.

Tarsuki mengatakan proses penjemuran ikan asin hanya membutuhkan waktu satu hari saat musim kemarau seperti saat ini. "Kalau saya jualnya di pasar Cirebon saja," katanya.



Simak Video "Suka Ikan Asin? Mampir Yuk ke Pajak Central Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)