Waduh! Imigran Pemilik Resto Ini Bisa Dideportasi Jika Jualan Tak Laris

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 05 Jul 2019 13:20 WIB
Foto: Instagram vegiliciousus Foto: Instagram vegiliciousus
Jakarta - Pasangan imigran ini membuka resto Jepang vegan di Amerika Serikat. Sayangnya bisnis mereka terancam tutup kalau penjualan restoran tidak naik.

Kisah menarik datang dari Akira dan Ana, imigran Jepang di California yang memiliki bisnis kuliner di kawasan Huntington Beach. Keduanya membuka restoran bernama VegiLicious yang sajikan menu modern Jepang vegan.

Dengan modal USD 200.000 (Rp 2,8 miliar) di tahun 2013, pasangan ini berharap restorannya bisa membuat kondisi orang-orang, binatang, dan planet lebih baik dengan konsep vegan yang mereka bawa. Akira juga harus berhenti kerja sebagai General Manager dari sebuah jaringan restoran BBQ besar.

Waduh! Imigran Pemilik Resto Ini Bisa Dideportasi Jika Jualan Tak LarisFoto: Instagram vegiliciousus

Kini VegiLicious tawarkan menu organik yang mereka buat sendiri. Restoran juga mendapat penilaian bagus di Yelp dengan bintang 4.5. Namun VegiLicious membutuhkan lebih banyak penjualan sehingga mereka bisa tetap tinggal di Amerika Serikat dan menjalankan restoran.

Baca Juga: Sehat Tak Harus Mahal, Restoran Ini Sajikan 60 Makanan Vegan Murah dan Enak

Lewat Instagramnya, Akira dan Ana mengaku kesulitan sebagai pasangan asing di negara pengonsumsi daging nomor 1 di dunia yaitu Amerika Serikat. Terlebih di daerah lama Huntington Beach City, hanya sedikit orang-orang yang tertarik pada makanan vegan.

"Kami di sini untuk visa investasi dan pemerintah Amerika Serikat selalu meminta kami untuk meningkatkan penjualan demi perpanjangan visa. Jika mereka menolak perpanjangan visa kami, kami akan dipaksa untuk menutup restoran dan harus kembali ke Jepang," tulis Akira dan Ana.

Waduh! Imigran Pemilik Resto Ini Bisa Dideportasi Jika Jualan Tak LarisFoto: Instagram vegiliciousus

Mereka pun mengajak orang-orang untuk datang dan bersantap di VegiLicious. "Silakan datang makan atau pesan makanan untuk dibawa pulang sehingga kami dapat terus berkontribusi pada kesehatan dan kebahagiaan nyata orang-orang dan planet ini tahun depan, tahun berikutnya dan lebih banyak lagi. Kami berharap dapat melayani Anda segera," katanya.

Unggahan ini kemudian dibagikan salah satu pengguna Twitter, @cyberbully_155. Ia meminta netizen untuk membantu agar VegiLicious yang merupakan restoran vegan favoritnya tidak tutup.

Kicauan @cyberbully_155 ternyata jadi viral dengan 48.000 likes dan 40.000 retweets. Banyak orang akhirnya tertarik datang dan mencicip sajian VegiLicious. "Singgah untuk makan malam! Guys, restoran sangat penuh! Terima kasih untuk semua partisipasinya! Akira dan Ana sangat senang," kata @cyberbully_155.

Waduh! Imigran Pemilik Resto Ini Bisa Dideportasi Jika Jualan Tak LarisFoto: Istimewa

Kicauan ini mendapat banyak respons positif netizen. Salah satunya mengatakan, "Saya tinggal di LA City tapi saya akan coba saat saya di sana." Sementara netizen lain memanfaatkan momen liburannya ke Huntington Beach. "Saya akan ke Huntington Beach untuk liburan. Tak sabar untuk singgah di sini," tulis netizen itu.

Selain mencari dana lewat penjualan menu, VegiLicious ternyata juga menjual beberapa pernak-pernik restoran. Ada sabun, tas, dan kaos yang bisa dibeli demi membantu usaha mereka tetap bertahan.

Baca Juga: Vegetarian Bisa Makan Enak di 5 Restoran Vegan di Hong Kong Ini



Simak Video "Redakan Gerah dengan Segarnya Rujak Es Krim Pakualaman"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)