Pilih Jadi Vegan, Remaja Ini Santap Serangga Sebagai Sumber Protein

Devi Setya - detikFood Jumat, 21 Jun 2019 14:50 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Seorang remaja berusia 18 tahun memilih menjalani pola makan vegan. Uniknya, ia mengganti ayam dan daging dengan serangga sebagai sumber protein.

Dikabarkan Metro.uk (21/6) remaja pria bernama Sam Broadbent memilih menjadi entovegan. Ia memutuskan berhenti makan berbagai jenis daging dan beralih menyantap serangga.

Awal Sam memutuskan jadi vegan setelah menonton video yang dibuat PETA tentang kelompok orang yang membela hak hewan. Sam beranggapan faktor lingkungan sangat dipengaruhi pola makan manusia.
Pilih Jadi Vegan, Remaja Ini Santap Serangga Sebagai Sumber Protein Foto: istimewa

Baca juga : Hii Ngeri! Ratu Serangga Ini Santap 8 Jenis Serangga Sekaligus

Terlebih Sam memiliki ayah yang mengelola toko serangga online. Serangga ini dijual sebagai produk hewani pelengkap makanan.

"Pada awalnya, kamu sedikit mual, tapi lama kelamaan kamu akan terbiasa," kata Sam.

Sam menjelaskan ia biasanya bisa makan menu daging ayam atau kalkun dua kali dalam sehari. Belum lagi ia juga menyantap sandwich isi daging sapi atau daging babi sebagai menu makan malam.

Tapi semenjak menjadi vegan, Sam mengaku menu sarapannya adalah oatmeal dengan bubuk serangga, pisang dan strawberry. Sementara menu makan siangnya semangkuk kacang lentil dengan jangkrik, brokoli dan asparagus.

Saat makan malam, menu favorit Sam adalah burrito isi kacang, nasi dan belalang yang dibumbui bawang putih serta lemon. Menurut Sam daging jangkrik memiliki rasa unik mirip kuaci biji bunga matahari.

Sebagai makanan selingan sekaligus penambah energi, Sam membuat protein shake yakni minuman yang dibuat dengan tambahan bubuk jangkrik.

Sam sangat ahli meracik makanan dengan tambahan aneka serangga. Ini diakui sebagai salah satu cara untuk membuatnya berselera ketika makan.

"Kadang-kadang saya juga menambahkan kalajengking tapi rasanya tidak terlalu lezat," tambah Sam.
Pilih Jadi Vegan, Remaja Ini Santap Serangga Sebagai Sumber Protein Foto: istimewa

Setidaknya Sam sudah menjalani pola makan ini saat musim dingin dan musim semi. Meski nyaman dengan pola makan barunya, Sam masih merahasiakan dari beberapa teman kuliahnya.

"Saya tidak mau teman sekolah mengetahui pola diet saya karena khawatir ada yang terganggu dengan makanan saya. Tapi justru beberapa orang yang mengetahui malah tertarik mencoba," beber Sam.

Baca juga : 17 Hari Tersesat di Hutan, Wanita Ini Makan Serangga Untuk Bertahan Hidup

Sam yang tertarik pada olahraga angkat beban ini juga merasa pola makannya tidak mengganggu stamina. Ia tetap bisa melakukan latihan selama 6 hari dalam seminggu.

"Serangga adalah sumber protein yang luar biasa. Saya sama sekali tidak merasa kekurangan stamina atau merasa lemah karena tak makan aneka daging. Musim gugur ini saya berencana membawa banyak serangga ke asrama kampus untuk dipelihara," beber Sam.

(dvs/odi)