Kriuk-kriuk! Bukan Cuma Wadah, Piring Renyah Ini Bisa Dimakan

Devi Setya - detikFood Rabu, 12 Jun 2019 10:10 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Seorang pengusaha asal Polandia menemukan inovasi untuk membuat piring ramah lingkungan yang bisa dimakan. Piring ini juga punya rasa enak dan kaya serat.

Dikabarkan Japan Today (11/6) pria bernama Jerzy Wysocki berhasil menemukan bahan dan cara membuat piring yang bisa dimakan. Inovasi ini menambah daftar alat makan yang bisa dimakan, setelah sebelumnya ada gelas dan sedotan yang aman disantap.

"Potongan daging panggang akan jadi lebih lezat jika disajikan di atas piring ini dibandingkan piring plastik," kata Wysocki di pabrik piring yang berlokasi di Zambrow, Polandia.

Kriuk-kriuk! Bukan Cuma Wadah, Piring Renyah Ini Bisa DimakanFoto: istimewa

Baca juga : Wouw, Mangkuk Ini Bisa Dimakan!

Meski tidak memiliki banyak rasa, tapi piring ini memiliki tekstur yang mirip sereal gandum. Dengan piring ini Wysocki mengatakan hal terpenting dibuatnya piranti ini adalah karena bisa diurai secara alami.

Piring yang bisa dimakan ini sebenarnya sudah diciptakan sekitar 15 tahun yang lalu namun kini produksinya jauh lebih banyak. Proses produksi piring ini sepenuhnya ditangani Biotrem dan dalam setahun mampu menghasilkan 15 juta keping piring.

Angka ini terus meningkat, terlebih setelah aturan Uni Eropa yang rencananya akan melarang penggunaan alat makan plastik pada 2021 mendatang. Wysocki pun membagikan kisah tentang penemuan piring ini.
Kriuk-kriuk! Bukan Cuma Wadah, Piring Renyah Ini Bisa DimakanFoto: istimewa

Pria asli Polandia ini pertama kali menemukan ide untuk membuat piring setelah melihat banyaknya sisa tepung yang tak bisa disimpan. Lewat tepung gandum ini akhirnya ia berinovasi membuat piring datar dengan cara ditekan sehingga menjadi benda padat.

"Untuk membuat piring datar, kami menggunakan sisa tepung gandum lalu dipres dengan tekanan dan suhu yang tepat. Saya membuat mesin khusus," jelas Wysocki.

CEO Biotrem, Malgorzata Then mengakui harga piring gandum ini memang lebih malah 20 persen dibandingkan piring plastik. Tetapi dampak pada lingkungan membuat orang lebih memilih bayar mahal daripada harus mencemari lingkungan dengan sampah plastik.

"Biaya yang lebih tinggi anggap saja sebagai langkah untuk mengurangi daur ulang dan kerusakan lingkungan," tambah Then.

Awalnya piring ini ditujukan untuk klien restoran atau hotel ramah lingkungan tapi semakin kesini, pelanggannya semakin beragam.
Kriuk-kriuk! Bukan Cuma Wadah, Piring Renyah Ini Bisa DimakanFoto: istimewa

Hingga saat ini Biotrem sudah mendistribusikan piring gandum ini ke Eropa, Asia, Amerika Utara dan Australia. Kedepannya sudah direncanakan akan semakin luas lagi jangkauan pasarnya.

Wysocky merasa senang karena temuannya ini mendapat respon yang sangat positif. Ia bahkan kini sedang mengembangkan inovasi lain dengan mengandalkan jagung, singkong bahkan ganggang.

"Kami sudah mencoba membuat piring dari singkong, pada uji pertama hasilnya sangat baik. Kami bahkan sudah memiliki calon klien untuk produk piring dari singkong," ujar wysocki.

Baca juga : Nyam! Habis Dipakai Minum, Gelas Dari Cumi Utuh Ini Bisa Dimakan

Biotrem bukan satu-satunya produsen piring yang bisa dimakan, para peneliti di departemen kimia Universitas Teknologi Gdansk telah mengembangkan cara untuk membuat alat makan dari tepung kentang.

Tak hanya piring, para peneliti ini sudah mampu membuat garpu, sendok dan pisau yang aman untuk dimakan. Dengan cara ini diharapkan manusia bisa mengurangi penggunaan plastik yang secara jelas bisa merusak lingkungan. (dvs/odi)