Uenak Poll! Berbuka Puasa Dengan Nasi Boran Berlauk Ikan Sili

Eko Sudjarwo - detikFood Kamis, 23 Mei 2019 09:20 WIB
Foto: dok. detikFood/Eko Sudjarwo Foto: dok. detikFood/Eko Sudjarwo
Lamongan - Lamongan tak hanya dikenal dengan soto atau pecel lele saja. Salah satunya, Nasi Boran, nasi dengan lauk komplet.

Jika Anda sedang melintasi Lamongan saat berbuka puasa, bisa mencicipi makanan khas Lamongan ini.

Baca Juga: Kres! Gurih Renyah Kemangi Krispi, Camilan Sehat dari Lamongan

Nama Nasi Boran diambil dari wadah atau tempat nasi yang dipakai oleh penjualnya. Tempat nasi dan tempat lauk yang terbuat dari anyaman bambu yang oleh warga Lamongan disebut d Boran.
Foto: dok. detikFood/Eko Sudjarwo
Satu porsi nasi boran terdiri dari nasi, bumbu, lauk, rempeyek. Bumbu dari nasi boranan terdiri dari rempah-rempah yang sudah di haluskan, serta lauk yang ditawarkan oleh penjual bervariasi, diantaranya daging ayam, jeroan, ikan bandeng, telur dadar, telur asin, tahu, tempe hingga ikan sili yang lebih mahal bila dibandingkan dengan lauk lainnya.

Rika, salah seorang pembeli nasi boran dari Bojonegoro mengaku, ia selama ini memang penasaran dengan nasi khas Lamongan ini. Rika menuturkan, rasa basi boran memang khas, ada manis dan pedas di bumbunya.

"Kebetulan tadi dari Surabaya, penasaran dengan nasi boran, akhirnya mampir sambil berbuka puasa," kata Rika.

Rika tidak akan kesulitan untuk mencari lapak nasi boran. Pasalnya, ada banyak lapak nasi boran yang berjajar di pinggir jalan di dalam kota Lamongan. Beberapa kawasan jalan di Lamongan yang selalu ada dengan penjual nasi boran diantaranya adalah Jalan Basuki Rahmat, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Ahmad Dahlan dan beberapa ruas jalan lainnya di Lamongan.
Foto: dok. detikFood/Eko Sudjarwo
"Kalau selama bulan Ramadhan seperti saat ini, kami bukanya mulai jam 3 atau jam 4 sore," jelas Katiani yang biasanya menggelar lapak nasi boran di Jalan Ahmad Dahlan atau di sebelah kantor Pemkab Lamongan.

Katiani mengaku, selama bulan ramadhan ini dagangannya memang ramai ketika menjelang buka puasa. Mereka kebanyakan membeli nasi boran untuk buka puasa. Dalam sehari, Katiani bisa menjual setidaknya 100 bungkus nasi boran.

"Banyak yang beli ya jam segini, ketika menjelang berbuka, katanya untuk buka bersama," terang Katiani yang biasanya menutup lapak nasi borannya pada pukul 9 malam ini.
Foto: dok. detikFood/Eko Sudjarwo
Untuk satu porsi nasi boran, juga cukup murah. Harganya sekitar Rp. 8 ribu hingga Rp. 16 ribu saja tergantung lauk yang dipilih. Ada beragam yang tersedia sebagai pendamping untuk menikmati nasi boran ini .Jika beruntung Anda bisa menikmati nasi boran ini dengan lauk Ikan sili, salah satu ikan air tawar yang akan menambah rasa nikmatnya nasi boran.

Pelanggan lainnya, Zainuri mengungkapkan hampir tiap hari dirinya dan sang istri membeli nasi boran ini. Lauk ayam atau bandeng jadi pilihannya. "Murah meriah mas," ujarnya.

Nah, bagi yang penasaran menu berbuka puasa dengan nasi boran ini, Anda bisa langsung menuju beberapa lokasi tadi. Dijamin buka puasa akan semakin nikmat dan mantap.

Baca Juga: Desa di Lamongan Ini Buat Inovasi Racikan Kopi Mangrove yang Unik (sob/odi)