Takjil Manis dan Gurih

Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Ada Bubur Kampiun hingga Roti Maryam

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 08 Mei 2019 14:00 WIB
Foto: dok. detikFood
FOKUS BERITA Takjil Manis dan Gurih
Jakarta - Pasar takjil tidak hanya di Benhil saja. Di wilayah Masjid Sunda Kelapa, banyak penjual makanan dengan aneka hidangan takjil untuk berbuka puasa.

Sejak dulu wilayah Masjid Sunda Kelapa di Jakarta Pusat, terkenal dengan berbagai jajanan dan pedagang kaki lima. Selama bulan ramadhan, para penjual makanan ini beralih menjadi menjual takjil.

Baca Juga: 9 Pasar Ramadhan Populer di Kota Indonesia yang Bisa Kamu Sambangi
Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Ada Bubur Kampiun hingga Roti MaryamFoto: dok. detikFood
Di sepanjang jalan di depan pintu masjid, puluhan penjual akan menyambut setiap pengunjung, dengan menawarkan makanan jualan mereka. Jika Pasar Takjil Benhil, lebih banyak penjual kue, gorengan, dan aneka bubur manis, tapi di Sunda Kelapa sedikit berbeda.

Di sini hanya ada beberapa pedagang yang menjual gorengan dan kudapan seperti lontong, hingga bakwan. Sisanya menjual berbagai jenis makanan pembuka. Seperti aneka sate sosis, kue cubit, batagor, siomay, es buah, rujak, hingga bakpau. Tak ketinggalan roti maryam aneka isi yang banyak diburu oleh pengunjung di sini.

"Biasanya kalau bulan puasa seperti ini, saya sudah siap-siap dari setengah dua siang di sini. Kalau sedang ramai, seharinya bisa laku 100 sampai 200 roti maryam," tutur Ibu Yanti, salah satu penjual roti maryam kepada detikFood (07/05).
Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Ada Bubur Kampiun hingga Roti MaryamFoto: dok. detikFood
Selain roti maryam, bubur kampiun khas Minang, juga jadi sasaran para pemburu takjil. Menurut Ibu Meta yang sudah berjualan bubur kampiun selama 13 tahun di Sunda Kelapa, pembeli baru ramai ketika mendekati waktu berbuka, atau sekitar jam setengah lima sore.

Meski jumlah penjual gorengan tak terlalu banyak, tapi di sini gorengannya cukup beragam. Ada perbedaan jenis gorengan dari setiap penjual, sehingga memudahkan pengunjung untuk memilih, karena jenisnya yang tidak sama.
Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Ada Bubur Kampiun hingga Roti MaryamFoto: dok. detikFood
Ibu Sri contohnya, penjual gorengan di Sunda Kelapa yang punya tenda besar khusus untuk membuat gorengan langsung di sana. Ia menawarkan gorengan premium seharga Rp. 4000 per bijinya. Gorengannya ini punya ukuran yang lebih besar dari gorengan lain, dan rasanya jauh lebih enak karena dibuat langsung dan disajikan saat masih hangat.

"Biasanya kita jualan nasi pecel, ayam penyet, dan banyak lagi. Tapi selama bulan ramadhan, kita jualannya di Masjid Sunda Kelapa ini, cuma jualan gorengan aja. Karena kalau pakai makanan yang lain, waktunya tidak cukup," tutur Ibu Sri yang sudah bertahun-tahun berjualan gorengan, di Sunda Kelapa ketika bulan ramadhan.

Ibu Sri bukan satu-satunya penjual yang merubah menu makanan mereka, ke hidangan takjil selama bulan ramadhan. Ada juga Ibu Suranto, yang sudah berjualan cendol di Sunda Kelapa lebih dari 10 tahun.

"Kalau di hari-hari biasa, saya biasanya jual rujak. Tapi kalau bulan ramadhan, saya jualnya hanya cendol saja. Karena orang kan kalau mau buka puasa, carinya yang seger dan manis," tuturnya.

Untuk masalah harga makanan, masih terbilang ramah di kantong. Pasar Takjil di Masjid Sunda Kelapa ini, punya kisaran harga yang terjangkau dimulai dari Rp 2.000 hingga Rp. 20.000.
Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Ada Bubur Kampiun hingga Roti MaryamFoto: dok. detikFood
Untuk gorengan dan lontong dibanderol seharga Rp 2.000 per bijinya, sementara untuk segelas Bubur Kampiun dihargai Rp 10.000 saja, dan segelas cendol dingin dihargai Rp 8.000.

Bagi pengunjung yang mencari makanan berat, tak perlu khawatir. Di sini ada puluhan pedagang kaki lima dengan berbagai makanan seperti nasi goreng, mie ayam, sate ayam dan kambing, sate padang, ayam penyet, hingga soto. Kisaran harganya dimulai dari Rp 10.000 hingga Rp 30.000 saja.

Nah bagi Anda yang tertarik untuk berburu takjil di Masjid Sunda Kelapa, bisa datang dari jam empat sore. Selain di Sunda Kelapa, banyak pasar takjil yang bisa dikunjungi selama bulan ramadhan seperti di Jalan Sabang, Kramat Raya, atau Masjid Cut Meutia.

Baca Juga: Yuk, Berburu Takjil Enak di Pusat Jajanan Ramadhan Jakarta Pusat!

(sob/odi)
FOKUS BERITA Takjil Manis dan Gurih