Menu Buka Puasa ala Jombang, Sate Ongol-ongol yang Kenyal Legit

Enggran Eko Budianto - detikFood Senin, 06 Mei 2019 16:50 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Sebagai kota segudang pesantren, Kabupaten Jombang juga punya makanan khas yang hanya ada saat bulan Ramadhan. Kue yang satu ini cocok menjadi takjil untuk berbuka puasa.

Namanya Ongol-ongol. Salah satu jenis jajan pasar khas Jawa ini memang sudah populer di berbagai kota di Jawa Tengah. Seperti namanya, kue ini menggunakan bahan utama unbi kayu atau singkong.

Kue Ongol-ongol disajikan seperti sate. Potongan kue beraneka warna berukuran 2-3 cm, ditusuk dengan tusuk sate. Setiap tusuk berisi 3 potong.

Menu Buka Puasa ala Jombang, Sate Ongol-ongol yang Kenyal LegitFoto: Enggran Eko Budianto

Teksturnya yang kenyal dipadukan dengan kelapa parut hingga rasanya jadi manis dan gurih di dalam mulut. Di berbagai daerah di Jawa Tengah ongol-ongol dicampur dengan gula aren lalu dicetak segi empat. Lalu dipotong-potong kecil dan dibalut kelapa parut.

Uniknya warna-warni pada ongol-ongol khas Jombang ini tak memakai pewarna sintetis tetapi pewarna alami. Warna merah menggunakan buah naga, warna hijau dengan daun suji, sedangkan kuning warna dasar dari singkong.

Pembuat ongol-ongol Agus Sholihudin (40) menyebut, kue ini hanya bisa dijumpai di wilayah Kecamatan Plandaan. Kue ini selalu muncul di pasar-pasar tradisional Plandaan selama bulan Ramadhan.

Menurutnya secara turun temurun kue ongol-ongol dijadikan makanan pembuka (takjil) puasa di kampungnya, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Penyajiannya tak lepas dari wedang secang.

"Kue Ongol-ongol ini biasanya buat buka puasa. Dimakan dengan minuman yang manis, tapi biasanya dengan wedang secang manis asli Desa Klitih," kata Agus kepada wartawan, Sabtu (4/5/2019).

Menu Buka Puasa ala Jombang, Sate Ongol-ongol yang Kenyal LegitFoto: iStock

Harga kue tradisional ini tergolong ramah di kantong, yaitu hanya Rp 500 per tusuk. Hanya saja untuk mendapatkannya harus berburu ke pasar-pasar tradisional di Plandaan.

"Selama Ramadhan nanti kami pasarkan ke pasar-pasar tradisional di Plandaan," terangnya.

Untuk membuat kue Ongol-ongol ternyata cukup mudah. Dalam proses produksinya, Agus dibantu sang istri yang aktif sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Plandaan.

Mula-mula singkong dihaluskan. Untuk mengurangi kadar airnya, parutan singkong diperas. Agar teksturnya kenyal dan gurih, bahan utama itu dicampur dengan agar-agar dan santan kelapa. Tak lupa gula pasir secukupnya sebagai pemanis.

"Setelah itu dikukus. Setelah matang, diiris-iris sesuai model dan ditusuk, dan ditaburi kelapa," tandasnya.

Menu Buka Puasa ala Jombang, Sate Ongol-ongol yang Kenyal Legit
(lus/odi)