Netizen China Geram, Telur Pitan Disebut Tak Layak Konsumsi Pemerintah Italia

Dewi Anggraini - detikFood Kamis, 18 Apr 2019 10:55 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Netizen China kecam pernyataan pihak berwenang Italia soal telur pitan. Menurutnya telur pitan atau thousand-year egg tidak aman dikonsumsi.

Sajian khas China yang satu ini pasti sering Anda temui di restoran China. Sebagai topping bubur atau salad dan menjadi sajian istimewa.

Telur pitan atau biasa dikenal dengan nama thousand-years egg merupakan sajian yang terbuat dari telur bebek atau ayam yang difermentasikan bersama campuran tanah liat, abu, garam, calcium oxide, dan sekam. Telur kemudian dilapisi dengan campuran bahan-bahan tersebut selama beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung metode pembuatan.

Netizen China Geram, Telur Pitan Disebut Tak Layak Konsumsi Pemerintah ItaliaFoto: iStock/dok. detikFood

Melalui proses ini, kuning telur akan berubah menjadi abu-abu kehijauan gelap dengan tekstur yang creamy dan aroma khas sulfur dan amonia. Sementara putih telur akan berubah menjadi cokelat gelap transparan, mirip agar-agar dengan rasa sedikit asin.

Warna telur yang kehitaman dengan putih telur yang transparan memang membuat banyak orang mengira telur ini sudah membusuk. Padahal itu merupakan hasil dari proses pengolahan tersebut.


Hal ini kiranya yang tidak diketahui pihak berwenang Italia. Sebab pihaknya menyebut bahwa telur pitan tidak layak dikonsumsi.

Netizen China Geram, Telur Pitan Disebut Tak Layak Konsumsi Pemerintah ItaliaFoto: Istimewa

Dikutip dari SCMP (17/4), kepolisian Italia menyita sebanyak 800 telur pitan dari dua restoran China yang terletak di wilayah Silicy. Diketahui alasannya karena ratusan telur tersebut dianggap tidak aman dikonsumsi.

Hal itu diungkap langsung oleh Kementerian Kesehatan Italia pada 9 April lalu. Pihaknya juga menyebut bahwa adanya telur pitan menjadi bentuk pelanggaran undang-undang impor Uni Eropa .

Pernyataan ini pun mendapat kecaman dari netizen asal China. Kebanyakan menganggap bahwa pemerintah Italia tidak mengenal sajian khas China yang justru jadi favorit banyak orang itu.

Netizen China Geram, Telur Pitan Disebut Tak Layak Konsumsi Pemerintah ItaliaFoto: Istimewa

"Telur pitan merupakan sajian yang lezat, bagaimana mungkin sajian ini tidak aman dikonsumsi," tulis seorang netizen dalam situs Weibo.

"Bagaimana dengan ikan hering kalengan?," tambah lainnya.

Sebenarnya ini bukan kali pertama telur pitan dikategorikan sebagai sajian berlabel negatif. Di tahun 2018, Disgusting Food Museum di Malmö, Swedia memasukkan telur pitan ke dalam sajian yang akan diperlihatkan pada pengunjung. Ini berarti telur pitan masuk kategori sajian menjijikkan bersama dengan sajian penis banteng, kepala kelinci pedas, dan stinky tofu.

(dwa/odi)