Seniman Pangan Ini Buat Dinding Perbatasan dari Keju Cotija

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 30 Mar 2019 06:45 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Seniman bernama Cosimo Cavallaro percaya bahwa keju melambangkan kehidupan. Serta dinding yang melambangkan ketakutan, dan wilayah perbatasan.

Cosimo merupakan seniman asal Kanada, yang terkenal dengan karya film dan seni pahatnya. Pada tahun 1999 silam, Cosimo pernah mengisi kamar hotel dengan 453 kg keju Gruyere yang dilelehkan. Dua tahun kemudian dia menutupi seluruh rumah dan peralatannya, dengan keju Whiz.

Baca Juga: Wouw! 'Cheese Board' Terbesar di Dunia Ini Berisi 2,2 Ton Keju
Seniman Pangan Ini Buat Dinding Perbatasan dari Keju CotijaFoto: Istimewa
Dikabarkan Munchies (28/03), Cosimo bisa dibilang sebagai salah satu seniman makanan. Ia sudah membuat tempat tidur dari daging ham, kursi dari permen, bahkan hingga patung Yesus dari cokelat.

Kini Cosimo kembali membuat karya seni dari keju yang tak kalah menarik. Ia memutuskan membuat dinding perbatasan atau border wall, menggunakan ratusan kilo keju cotija. Tekstur cotija yang keras dan sedikit rapuh dari Meksiko, sengaja dibangun sebagai dinding.

Dinding keju ini berada persis di wilayah perbatasan antara negara Amerika dan Meksiko. Cosimo mengabadikan pembangunan dinding ini lewat Facebook, di mana ia menggunakan 200 blok dari keju cotija yang sudah kedaluwarsa, dan memiliki panjang sekitar 7,6 meter.
Seniman Pangan Ini Buat Dinding Perbatasan dari Keju CotijaFoto: Istimewa
"Cosimo telah menggunakan keju sebagai karya seninya selama 30 tahun, dan dia selalu tetarik dengan dinding. Dia suka menggunakan keju, apalagi dia percaya bahwa produk olahan susu melambangkan kehidupan, dan dinding melambangkan ketakutan serta perbatasan," tutur sang istri Sarah Cavallaro.

"Dinding keju ini merupakan dokumentasi. Ini adalah waktu di mana kita membicarakan tentang masalah ini, tentang dinding perbatasan. Sebagai anak dari keluarga imigran, saya selalu disudutkan sebagai orang luar. Kita selalu disebut sebagai penyebab masalah," tutur Cosimo.

Selain mengangkat tentang topik di wilayah perbatasan. Cosimo juga ingin mendorong kesadaran banyak orang tentang limbah makanan. Sehingga Cosimo senagaja menggunakan keju yang sudah kedaluwarsa, untuk menunjukkan seberapa banyak makanan yang terbuang.
Seniman Pangan Ini Buat Dinding Perbatasan dari Keju CotijaFoto: Istimewa
Sebenarnya ide membuat dinding perbatasan dari keju ini sudah lama, tapi Cosimo baru merampungkannya setelah Donald Trump terpilih menjadi presiden Amerika.

Presiden Trump sendiri terkenal dengan aksi kontroversialnya, ia dengan keras menolak semua imigran yang masuk ke wilayah Amerika. Sehingga ia memutuskan untuk membangun dinding perbatasan, di antara Amerika Serikat dan Meksiko.

Untuk itu Cosimo masih terus melanjutkan pembangunan dinding keju ini. Ia mengandalkan sumbangan keju cotija dari orang-orang, agar dia bisa membuat dinding ini sepanjang mungkin. Tujuannya ia ingin dinding keju ini panjangnya mencapai 300 meter lebih.

Baca Juga: Keren! Gedung hingga Sponge Bob Ini Dipahat dari Keju



Simak Juga 'Yuk Intip Teknik Pembuatan Keju dari Ahli Asal Indonesia':

(sob/odi)