Mulur Gurih Makanan Serba Keju

Kenali! Ini Bedanya Keju Natural dan Keju Buatan Pabrik

Devi Setya - detikFood Selasa, 19 Mar 2019 09:50 WIB
Foto: Instagram @mazaraat Foto: Instagram @mazaraat
Jakarta - Orang Indonesia terbiasa mengonsumsi keju buatan pabrik. Padahal keju alami jauh lebih berkualitas dan sehat. Apa bedanya?

Jamie Najmi, seorang pembuat keju natural asal Yogyakarta membeberkan perbedaan signifikan antara keju natural dan keju pabrik. Dua jenis keju ini dibedakan berdasarkan komposisi dan teknik pembuatannya.

Secara jelas bisa disebutkan jika keju proses atau processed cheese bukanlah keju, melainkan keju tiruan yang banyak diberi campuran bahan kimia.

"Natural cheese adalah keju yang dibuat sejak 7.000 tahun yang lalu. Kemudian beberapa dekade terakhir, tercipta keju proses. Keju ini adalah campuran antara keju natural dengan bahan kimia," jelas Jamie.
Kenali! Ini Bedanya Keju Natural dan Keju Buatan PabrikFoto: Instagram @mazaraat
Baca juga : Dari Boyolali hingga Sukabumi, Ini Produk Keju Lokal Asli Indonesia

Pendiri Mazaraat Artisan Cheese ini menjelaskan lebih rinci soal kandungan bahan kimia dan bahan lain sebagai komposisi keju proses. Sebagai organisasi yang mengatur bahan makanan, FDA menetapkan komposisi keju proses yakni 1:1 antara keju natural dan bahan kimia.

Sayangnya, aturan ini ternyata tidak berjalan sesuai ketetapan. Karena sangat banyak produsen keju proses yang mengubah komposisinya.

"Pabrik keju proses membeli natural cheese 1 kilogram, lalu ditambahkan bahan kimia. Ada stabilizer, pengawet, dan bahan lain sehingga mencapai berat 1 kilogram. Kemudian ditambah minyak sawit 20 persen. Semua dicampur, lalu jadilah keju proses," beber Jamie.

Jamie juga mengatakan berbagai bahan kimia yang ditambahkan dalam keju proses mampu membuat keju ini bisa tahan lama dalam suhu ruang. Sementara keju natural harus selalu disimpan dalam suhu kulkas.
Kenali! Ini Bedanya Keju Natural dan Keju Buatan PabrikFoto: Instagram @mazaraat

"Makanya banyak keju-keju proses yang diletakkan di rak supermarket, lama, bertahun-tahun dan tetap layak konsumsi. Itu karena pemakaian bahan kimia," lanjut Jamie.

Mirisnya lagi, keju proses di Indonesia bahkan hanya mengandung 16 persen keju natural. Jamie mengatakan, "Jadi jangan heran kalau keju proses zaman dulu dengan sekarang itu rasanya beda." pungkas Jamie.

Sebagai contoh keju proses atau processed cheese adalah jenis keju cheddar kemasan dan lembaran yang populer di Indonesia. Ada jenis yang potongan dikemas dalam kotak karton, berupa lembaran atau jenis melted atau leleh. Sedangkan keju natural adalah jenis kaju khusus dibuat dengan bahan alami seperti keju feta atau keju parmesan dari Italia.

Baca juga : Keju yang Gurih dan Kaya Rasa Jadi Favorit Orang Indonesia (dvs/odi)