Ayah Ini Jual Bolu Pisang Untuk Kumpulkan Biaya Transplantasi Hati Sang Anak

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 07 Mar 2019 13:00 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Kasih sayang orang tua pada anaknya memang tak terhingga. Seperti seorang ayah di Filipina yang rela berjualan bolu pisang demi biaya kesehatan anaknya.

Dikutip dari World of Buzz (7/3), ayah bernama Antonio Detablan itu berasal dari Calamba, Filipina. Ia berjualan bolu pisang bikinan rumah (homemade) di pinggir jalan untuk mendapat dana 1.6 juta peso atau sekitar Rp435 juta.

Dana besar itu guna membiayai transplantasi hati bayinya, Aquiro Jazz alias Aki. Bayi 8 bulan itu mengidap biliary atresia, sebuah penyakit hati langka yang sudah diidapnya sejak Oktober 2018.

Ayah Ini Jual Bolu Pisang Untuk Kumpulkan Biaya Transplantasi Hati Sang AnakFoto: Istimewa

Netizen di Filipina pun ramai membicarakan perjuangan pria 34 tahun ini untuk bayinya. Semua bermula ketika salah seorang netizen mengunggah foto di Facebook yang memperlihatkan Detablan berjualan sambil menggendong Aki. Ia kedapatan menjual bolu pisang itu seharga 120 peso atau sekitar Rp 32.000 per buah.

Unggahan Facebook netizen itu viral hingga sudah dibagikan lebih dari 139.000 kali. Detablan sendiri telah menikah 9 tahun bersama istrinya, Jabee Imano Galindes. Mereka telah dikaruniai 3 anak yang masing-masinh berusia 8 tahun, 4 tahun, dan Aki yang berusia 8 bulan.

Detablan memilih jualan bolu pisang karena ia adaah seorang baker. Ia harus berjuang sendiri mencari dana operasi transplantasi hati Aki karena istrinya tidak bekerja. Meski begitu, Galindes tetap membantu Detablan dengan berjualan kaos.

Perjuangan Detablan dan Galindes makin berat karena anak kedua mereka, Arkhin juga butuh perawatan medis usai didiagnosa hydrocephalus tahun 2016. Namun keduanya percaya selalu ada keajaiban yang menyertai keluarga mereka.

Ayah Ini Jual Bolu Pisang Untuk Kumpulkan Biaya Transplantasi Hati Sang AnakFoto: Istimewa

Galindes berujar, "Banyak terima kasih untuk Tuhan dan mereka yang disentuh oleh-Nya dengan tangan misterius dan penuh berkat. Adalah Tuhan yang berkehendak mengembalikan kebaikanNya untuk kita dan terutama untuk Aki."

Saat ini Aki masih rutin mengonsumsi multivitamin sebagai bagian dari pengobatan, sambil menunggu dirinya dioperasi. Sebelumnya dokter mengatakan pada orang tua Aki kalau bayi itu tidak dioperasi sebelum umur 1 tahun, ia mungkin tak bisa hidup hingga umur 2 tahun. Penggalangan dana pun dilakukan via online untuk membantu Aki dan keluarganya. (lus/odi)