Begini Rasa Nasi Goreng yang Diaduk Dengan Alat Mekanik

Pradito Rida Pertana - detikFood Senin, 25 Feb 2019 08:05 WIB
Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Sekilas nasi goreng rempah yang disajikan Favoritto, sama seperti nasi goreng lainnya. Uniknya nasi gorengnya dibuat menggunakan alat mekanik bernama APPIK.

Penasaran dengan rasa dari nasi goreng yang dibuat dengan alat tersebut, detikcom memesan nasi goreng rempah seafood. Hanya beberapa menit setelah memesan, menu tersebut langsung jadi dan dihidangkan panas mengepul ke meja kami.

Saat kami cicip, sesuai dengan namanya cita rasa rempah yang kuat dan merata tercecap. Terlebih, rasa rempah-rempah yang dipadu gurihnya irisan seafood membuat rasanya makin gurih enak. Sedangkan tekstur nasinya tak lembut tetapi juga tak terlalu pera. Porsinya juga lumayan besar.


Begini Rasa Nasi Goreng yang Diaduk Dengan Alat MekanikFoto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Adalah Andang Ismail (43), warga Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kota Gede, Kota Yogyakarta pemilik warung nasgor ini. Berlokasi di Jalan Veteran 115, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Ia mengatakan, bahwa dalam pembuatan setiap menu nasgor di warungnya menggunakan alat mekanik bernama APPIK.

Menurutnya, dengan alat tersebut dapat mempercepat penyajian dan proses pengadukan bumbu pada nasi menjadi merata. "Pertama itu kita siapkan nasi goreng tanpa bumbu tapi dikasih telur, kategorinya setengah matang. Jadi ada pesanan langsung kita kerjakan dan memasukkan bumbu-bumbunya itu, makanya dalam 2 menit jadi dan bumbunya merata," katanya saat ditemui di warung nasgornya Jumat (22/2/2019).

"Karena kalau manual kan malah kadang nggak rata bumbunya," imbuh Andang.

Begini Rasa Nasi Goreng yang Diaduk Dengan Alat MekanikKesibukan rumah makan menyiapkan nasi goreng. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Sejak membuka warung nasgor tersebut pada tanggal 20 September 2017, ia telah berkomitmen untuk menyajikannya menu nasi goreng rempahnya dengan cara yang berbeda. Selain itu, ia sengaja menggunakan APPIK agar bumbu nasi goreng meresap dan merata saat dimasak.

"Jadi saya ingin kalau nasi goreng sapi itu ya bumbunya khusus untuk nasi goreng sapi, tidak nasi goreng dengan bumbu biasa hanya dikasih potongan daging sapi. Untuk menjaga cita rasa itu saya pakai APPIK saat memasak nasi goreng," ucapnya.

Begini Rasa Nasi Goreng yang Diaduk Dengan Alat MekanikPengaduk nasi goreng mekanik ini bisa mengaduk nasi goreng dengan cepat dan rata. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Alat mekanik ini berupa pengaduk berbentuk ulir dengan gerigi jarang dan bagian pinggirnya dilengkapi dengan lempengan logam. Ukurannya selebar wajan sehingga saat diturunkan dan dijalankan dengan listrik maka ulir pengaduk akan mengaduk nasi dan bumbu dengan cepat, mirip cara kerja mikser kue.

Karena proses memasak nasi goreng yang terbilang lain daripada yang lain membuat beberapa pelanggannya sering memptret dan merekam video saat karyawannya memasak nasi goreng rempah. Bahkan, ada salah satu pelanggannya yang mengajak Andang untuk mengembangkan usahanya dan memproduksi APPIK secara massal.

"Banyak itu (pelanggan) yang membuat video saat masak pakai APPIK, ada juga yang memitret," ujarnya. "Pernah ada satu orang menawari saya kerja sama untuk membuka franchise, tapi kan APPIK itu masih dalam pengujian dalam setahun ini. Kalau sudah bagus saya akan kembangkan generasi keduanya dan baru berani produksi," imbuhnya.

Begini Rasa Nasi Goreng yang Diaduk Dengan Alat MekanikSetelah diaduk dengan telur baru bumbu dimasukkan dan diaduk olek alat mekanik ini. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Saat ini, warung nasi goreng rempah ini mampu menghabiskan puluhan porsi dalam sehari. Hal itu karena ada salah satu pelanggan yang mengunggah video saat proses memasak nasi goreng menggunakan APPIK. "Sehari bisa 50 porsi, pernah juga sampai 80 porsi dalam sehari," ujarnya.

Nama Favoritto, 'The Nasi Goreng Rempah' dipilih Andang bukan tanpa alasan. Menurutnya, kata Favoritto memliki arti agar nasi goreng rempahnya menjadi favorit masyarakat. Sedangkan The Nasi Goreng Rempah terinspirasi dari lagu bahasa Belanda.

Warung nasi goreng Andang sendiri menyajikan menu seperti nasi goreng rempah Sapi, Kambing, Ayam, Kikil dan seafood. Sedangkan untuk jam buka warung tersebut mulai jam 5 sore hingga jam 12 malam.

"Untuk nasi gorengnya sendiri ada level-level pedas, mulai dari 1-10. Kalau harga tidak sama, sesuai dengan pesanannya apa," katanya. Mengenai harga, untuk nasi goreng rempah berkisar Ro 15.000 - Rp 18.000 dan untuk minuman es jeruk dibaderol dengan harga Rp 3 ribu.

Salah satu pelanggan, Doddy Setiawan (27), warga Dusun Kranon, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul mengaku baru pertama kali mencicipi nasi goreng tersebut. Ia sengaja datang untuk mencicipi nasi goreng yang dibuat dengan alat mekanik karena penasaran dengan unggahan video di medsos.

Begini Rasa Nasi Goreng yang Diaduk Dengan Alat MekanikSalah satupengunjung menikmati nasi goreng hangat. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

"Ke sini karena lihat di medsos tadi pagi, penasaran sama proses masaknya. Ini pesan nasi goreng rempah ayam, dan untuk rasanya ternyata enak dan porsinya lumayan banyak juga," ujarnya.

"Tapi sayangnya kerupuk ditaruh di atas nasi gorengnya, jadi teksturnya nggak renyah kena panas nasi nasi goreng," imbuhnya.

Doddy menambahkan, penggunaan alat mekanik dalam proses memasak nasi goreng rempah dinilainya unik. Bahkan ia mengharapkan warung-warung nasi goreng lainnya mengaplikasikan alat mekanik pada setiap pembuatan nasi goreng.

"Bagus itu pakai alat pengaduk-aduk nasi, jadi bumbunya bisa rata dan yang terpenting cepat jadi nasi gorengnya. Kalau semua warung nasi goreng pakai alat seperti ini sepertinya bagus, jadi yang kelaparan tidak marah-marah menunggu lama," ujarnya.




(odi/odi)