Kopi Indonesia Kian Populer, Petani Kopi Sudah Makmur?

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 15 Feb 2019 13:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Ngopi kini menjadi gaya hidup banyak orang di dunia. Indonesia terkenal akan kopinya yang unik. Tapi apakah petani kopi sudah makmur?

Indonesia memang terkenal akan kopinya. Namun, istilah ini terkenal baru secara sporadis atau parsial.

Tidak semua petani kopi sudah makmur. Beberapa petani kopi yang sudah tahu cara dan proses membudidayakan kopi dengan cara yang lebih baik pasti bisa lebih memiliki kehidupan yang lebih baik.

Kopi Indonesia Kian Populer, Petani Kopi Sudah Makmur?Foto: iStock

"Hambatan adalah produktifitasnya yang rendah. Cara panen yang tidak benar dan hambatan di kebun kopi seperti transportasi yang sulit memang bisa mengurangi kualitas kopi," jelas Syarifuddin, Ketua Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI) kepada detikFood beberapa waktu lalu.

Baca juga: Berkat Tren Es Kopi Susu, Petani Robusta Banyak Dilirik Pengusaha https://food.detik.com/info-kuliner/d-4428680/berkat-tren-es-kopi-susu-petani-robusta-banyak-dilirik-pengusaha

Menurut Syarifuddin, agar petani lebih makmur, cara-cara proses budidaya harus diperbaiki. Proses pasca panen seperti cara memetik dan mengupas biji kopi dapat menghasilkan gabah yang baik. "Jika kualitas baik, permintaan kopi dari dalam dan luar negeri akan berkelanjutan," tambah Syarifuddin.

Syarifuddin selalu mengajak para petani memproduksi kopi yang baik, menjaga lahan agar lebih berkembang dan menjaga komunikasi. "Komunikasi jadi salah satu hambatan banyak petani. Komunikasi yang baik antara petani dan pembeli serta tahu cara memproduksi dan mengelola kopi. Ini bisa jadi nilai tambah petani," pungkasnya.

Kopi Indonesia Kian Populer, Petani Kopi Sudah Makmur?Foto: iStock

SCAI (Specialty Coffee Association Indonesia) bekerjasama dengan kementerian terkait dan pusat penelitian biji kopi dan kakao di Jember. SCAI juga mengajak petani yang sudah sukses untuk membagikan pengalamannya pada petani-petani lainnya.

"Dengan diadakannya "Sumatera Prestige Cup 2019" dan COE "Cup of Excellent", kopi Indonesia akan semakin terkenal dan kualitasnya akan semakin meningkat," tambah Syarifuddin.

Kopi berjenis arabika asal Gayo dan Lintong jadi salah satu jenis kopi yang diminati konsumen luar negeri. Selain panen dua kali dalam setahun, rasanya juga unik sehingga banyak penggemarnya.

Baca juga: "Sumatera Prestige Cup 2019" Mencari Biji Kopi Nusantara Terbaik (lus/odi)