Sajian Spesial Imlek

Kue Keranjang Panjunan dari Kota Kudus yang Laris Manis

Akrom Hazami - detikFood Senin, 04 Feb 2019 10:10 WIB
Foto: dok. detikFood/Akrom Hazami Foto: dok. detikFood/Akrom Hazami
Kudus - Bukan hanya dodol klasik yang populer di Kudus. Ada juga kue keranjang yang legendaris aneka rasa bikinan toko roti Panjungan.

Kue keranjang merupakan satu jenis kue yang harus ada saat perayaan imlek. Rasanya manis, teksturnya lengket melambangkan keberuntungan dan keakraban.

Baca Juga: Latopia, Pia Asli Tegal yang Banyak Diburu Saat Imlek

Dengan cetakan keranjang bulat berbagai ukuran, kue keranjang dibentuk. Bisa dialasi daun pisang atau plastik tahan panas. Kue ini mirip dengan dodol teksturnya karena juga dibuat dari tepung ketan.
Kue Keranjang Panjungan dari Kota Kudus yang Laris ManisFoto: dok. detikFood/Akrom Hazami
Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kue keranjang banyak diminati, terutama oleh masyarakat keturunan China. Menjelang imlek kue ini banyak dicari orang.

Detikfood berkesempatan meliat pembuatan kue keranjang di Toko Roti Panjunan, Jalan Wahid Hasyim, nomor 40, Desa Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Minggu (3/2/2019).

Dua hari jelang perayaan Imlek yang akan jatuh pada 5 Februari 2019, kesibukan pembuatan kue keranjang di dapur makin meningkat. Ini karen apermintaan akan kue keranjang juga meningkat tajam.

Sekitar tiga orang bertugas menyelesaikan pembuatan kue keranjang. Ada yang bertugas mengolah bahan tepung dan gula, ada yang mengolah adonan, ada yang bertugas memasukkan adonan ke cetakan. Selain itu ada pekerja yang memasukkan cetakan ke kukusan yang sudah mendidih airnya.
Kue Keranjang Panjungan dari Kota Kudus yang Laris ManisFoto: dok. detikFood/Akrom Hazami
Ada sekitar enam tungku pengukus kue keranjang yang disiapkan. Hal itu tak lepas dari meningkatnya permintaan kue keranjang jelang imlek.

"Sejak sepekan ini, permintaan kue keranjang meningkat. Apalagi sampai sekarang mendekati imlek, tambah ramai," tutur pemilik toko, Trisnawati (65) kepada detikfoos di dapur pembuatan kue keranjang.

Menurutnya, permintaan kue keranjang yang tinggi, membuat karyawannya harus bekerja lembur. Pesanan kue keranjang berasal dari kota-kota seperti Semarang, Jepara, Pati, Kudus, dan daerah lain.

Sementara untuk pasar lokal Kudus, konsumen lebih banyak datang ke gerainya. Tokonya menyatu dengan dapur pembuatan kue keranjang, yang terletak di bagian belakang.

Dalam sehari mengolah dua kuintal (200 kg) bahan mentah, terdiri dari tepung ketan dan gula pasir.

"Untuk harganya, kemasan kecil per biji isi 4 harga Rp 17 ribu, dan isi 6 harga Rp 25 ribu . Sementara untuk kemasan setengah kilogram harganya Rp 19.000 dan ukuran 1 kg Rp 38 ribu per kg," bebernya.

Varian rasa meliputi vanili, cokelat, pandan dan prambors. BiĆ sanya saat imlek, kue keranjang dibagikan ke kerabat dan tetangga.

"Maknanya kan, dengan kue keranjang yang lengket, kekerabatan akan terjalin rekat," tambah wanita yang merupakan generasi kedua toko ini.
Kue Keranjang Panjungan dari Kota Kudus yang Laris ManisFoto: dok. detikFood/Akrom Hazami
Usaha pembuatan kue keranjang ini merupakan warisan dari mertuanya, Lauw Trien Nyio. Hingga kini usaha tersebut sudah berjalan lebih dari 10 tahun. "Saya generasi kedua usaha ini," ungkapnya.

Hingga Minggu siang, beberapa warga terlihat keluar masuk tokonya. Mereka datang rombongan dan langsung memburu kue keranjang di etalase. Aneka warna dan beragamnya rasa membuat pembeli memiliki banyak pilihan.

Satu di antaranya Linawati (45) yang berasal dari Perumahan Kudus Permai sengaja datang ke toko hanya untuk membeli kue keranjang.

"Saya memang sengaja ke sini untuk cari kue keranjang. Kue keranjang di toko ini memang sudah langganan saya," kata Linawati di sela-sela aktivitas belanja kue keranjang di Toko Roti Panjunan Kudus.

"Saya bagi-bagi ke tetangga. Iya, tradisinya. Rasanya macam-macam. Rasa cokelat, rasa pandan, vanili dan lainnya," pungkasnya.

Baca Juga: Legit Harum Kue Kolmbeng, Kue Jadul yang Selalu Bikin Kangen

(sob/odi)