Ubur-ubur Langka Ini Punya Bentuk yang Mirip Rambut Donald Trump

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 26 Jan 2019 07:35 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Semua yang berhubungan dengan Donald Trump selalu menarik perhatian. Salah satunya tampilan ubur-ubur langka yang mirip bentuk ikonik rambut Trump.

Kehadiran hewan aneh yang diklaim sebagai ubur-ubur berwarna kuning cerah, di wilayah lautan Australia menarik perhatian banyak netizen. Ubur-ubur langka ini memiliki bentuk dan warna yang berbeda dari jenis ubur-ubur lainnya.
Ubur-ubur Langka Ini Punya Bentuk yang Mirip Rambut Donald TrumpFoto: Istimewa
Dikabarkan Sputnik News (23/01), foto ubur-ubur ini awalnya diunggah oleh Sapphire Coast Marine Discovery Centre di Eden, Australia. Mereka meminta bantuan netizen untuk membantu identifikasi jenis spesies aneh ini.

Kemudian banyak orang yang justru salah fokus, dan melihat adanya kemiripan dari bentuk ubur-ubur langka ini yang mirip seperti rambut terang milik Presiden Amerika, Donald Trump. Dilihat dari bentuknya, bagian ujung hewan ini memiliki jaring yang mirip seperti helai rambut, dengan warna kuning menyala persis seperti tatanan rambut Trump yang ikonik.

Sementara netizen lainnya mengatakan bahwa spesies ini mungkin jenis ubur-ubur yang langka, tapi mereka tidak bisa menemukan jenis yang sesuai dengan buku referensi. Beberapa netizen mengklaim bahwa hewan aneh ini bukan spesies baru, melainkan bagian dari ubur-ubur yang besar.
Ubur-ubur Langka Ini Punya Bentuk yang Mirip Rambut Donald TrumpFoto: Istimewa
Biasanya bagian ini dinamakan Catostylus mosaicus, atau biasa dikenal sebagai Blubber Jelly. Warna kuning yang terdapat di bagian luar, merupakan hasil alga simbiotik yang ada pada dinding tubuh spesies ini, sehingga warnanya akan bervariasi sesuai tempatnya.

"Ini bukan jenis ubur-ubur langka, tapi ini merupakan bagian rambut milik Donald Trump yang terjatuh," tulis seorang netizen di Facebook, yang mengundang gelak tawa.
Ubur-ubur Langka Ini Punya Bentuk yang Mirip Rambut Donald TrumpFoto: Istimewa
Ubur-ubur sendiri sering dianggap berbahaya karena dapat mengeluarkan sengatan listrik, namun di beberapa negara seperti Vietnam, hewan laut yang satu ini justru dimasak dan dijual jadi jajanan kaki lima. Salah satu ilmuwan asal Italia, Silvio Greco juga menuturkan bahwa mengonsumsi ubur-ubur termasuk sehat.

Selain ubur-ubur berwarna cantik ini, sebelumnya ada lobster langka Cotton Candy yang ditemukan oleh pemilik restoran seafood di Portland, yang akhirnya dilepaskan kembali ke lautan lepas.

Baca Juga: Restoran Ini Pilih Lepaskan Lobster 'Cotton Candy' Langka Daripada Memasaknya (sob/odi)