Dikonsumsi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Serangga Kini Makin Banyak Diburu Karena Nutrisinya

Devi Setya - detikFood Rabu, 02 Jan 2019 18:00 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
Jakarta - Jangkrik atau belalang goreng ternyata mengandung banyak nutrisi. Meskipun tampilannya menjijikkan tapi serangga goreng enak rasanya.

Dilansir dari Yahoo Style (2/1) kini serangga jadi alternatif pilihan banyak orang karena kandungan nutrisinya. Saking banyaknya orang yang tertarik makan serangga, kini ada produsen makanan berbahan serangga yang menghadirkan serangga dengan rasa yang lebih menarik.

Serangga bukanlah jenis makanan baru, masyarakat di pedalaman Australia bahkan sudah ribuan tahun menjadikan serangga sebagai makanan. Dari data terbaru, ada sekitar 2 milliar orang makan serangga secara teratur.
Dikonsumsi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Serangga Kini Makin Banyak Diburu Karena NutrisinyaFoto: Istimewa

Baca juga : Populer Sebagai Sumber Protein Baru, Permintaan Serangga Terus Meningkat

Di dunia tercatat ada sekitar 1.900 spesies serangga dan ulat yang aman dikonsumsi. Serangga yang paling banyak dijadikan santapan antara lain kumbang, ulat, lebah dan semut.

Serangga sebenarnya memiliki rasa yang bisa diterima lidah. Selain itu serangga seperti jangkrik juga mengandung lemak, vitamin, serat dan mineral yang tinggi. Serangga juga dikenal dengan proteinnya yang berlimpah.

"Serangga mengandung sembilan asam amino essensial termasuk mineral yang penting dan mengandung zat besi dan kalsium. Kandungan proteinnya mencapai 69 persen," tulis situs Eat Grub.
Dikonsumsi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Serangga Kini Makin Banyak Diburu Karena NutrisinyaFoto: Istock

Kabar yang tak kalah mengejutkan adalah fakta jika jangkrik mengandung protein yang lebih tinggi daripada daging sapi, ayam dan babi. Setiap 100 gr protein mengandung 68 gram protein, lebih banyak jika dibandingkan daging sapi yang hanya mengandung 31 gr protein.

Disamping kandungan nutrisi yang tinggi, serangga juga memiliki rasa yang enak. Jika diolah dengan benar dan diberi bumbu, rasanya semakin enak.

Beberapa produsen camilan berbahan serangga bahkan menambahkan varian rasa mulai dari rasa daging panggang hingga rasa keju.
Dikonsumsi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Serangga Kini Makin Banyak Diburu Karena NutrisinyaFoto: Istimewa

Baca juga : Tawon hingga Capung, Ini 10 Serangga yang Aman Dikonsumsi

Bukan hanya serangga jenis jangkrik saja yang banyak dikonsumsi. Di Korea Selatan juga ada produsen makanan yang mengolah ulat Hong Kong atau disebut mealworm.

Ulat gemuk yang terlihat mirip belatung ini biasa disantap langsung atau ditambahkan pada berbagai makanan. Masyarakat menambahkan ulat sebagai campuran roti, biskuit hingga mie.
Dikonsumsi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Serangga Kini Makin Banyak Diburu Karena NutrisinyaFoto: Istock

Di Thailand, serangga bahkan jadi camilan yang cukup populer. Saking banyaknya peminat, peternakan serangga seperti jangkrik, ulat, lebah bahkan kumbang kini merebak jadi bisnis yang menjanjikan.

Aneka serangga goreng jadi daya tarik wisata kuliner Thailand. Banyak orang sengaja datang ke Thailand demi bisa merasakan sensasi makan serangga goreng. Di Thailand juga Anda bisa dengan mudah menemukan kalajengking goreng hingga sate ulat. (dvs/odi)