'Ikan' Nabati hingga Makanan Otak Diprediksi Populer di 2019

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 01 Jan 2019 15:15 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Awal tahun ini sejumlah makanan diprediksi populer. Mulai dari ikan berbahan nabati hingga makanan yang sehatkan otak alias 'brain food.'

Para foodies perlu tahu makanan dan kebiasaan makan apa saja yang akan populer di 2019. Umumnya mengusung konsep lebih sehat dan ramah lingkungan, seperti diungkap South China Morning Post (1/1) berikut.

1. Fish-free fish

'Ikan' Nabati hingga Makanan Otak Diprediksi Populer di 2019Foto: iStock
Fish-free fish adalah sebutan untuk alternatif ikan berbahan nabati. Konsep ini menyusul meat-free meats alias 'daging' nabati yang sudah lebih dulu populer seperti Omnipork dan Impossible Foods.

'Ikan' tuna, misalnya, mengandung 14 gram protein yang berasal dari kacang polong, lentil, kacang kedelai, dan banyak kacang lainnya. Ada pula scallop dan crab cake tiruan dari protein nabati yang semakin diminati orang Amerika.

Kemunculan fish-free fish merupakan solusi sebagian orang mengatasi masalah perikanan dunia. Misalnya soal 90% persediaan ikan global yang sudah terlalu banyak dipancing sehingga diprediksi punah pada 2048 jika pola konsumsi banyak orang tidak berubah.

Baca Juga: Resto di Singapura Ganti Daging Babi dengan 'Daging' Imitasi dari Kedelai

2. Makanan yang sehatkan otak

'Ikan' Nabati hingga Makanan Otak Diprediksi Populer di 2019Foto: iStock
Brain food atau makanan yang sehatkan otak juga semakin digemari. Hal ini guna menghindari Alzheimer di masa tua. Sekaligus memberi persepsi baru dimana bukan hanya makanan yang bikin langsing saja yang perlu dikonsumsi.

Makanan otak adalah makanan yang tinggi antioksidan, vitamin, mineral, asam lemak tak jenuh ganda, dan asam lemak omega 3. Umumnya terkandung dalam salmon, mackerel, sayuran hijau, dan buah berry terutama blackberry, blueberry dan strawberry.

3. Kemasan ramah lingkungan

'Ikan' Nabati hingga Makanan Otak Diprediksi Populer di 2019Foto: CNN Money
Semakin banyak produsen makanan global yang memiliki inisiatif mulia untuk lingkungan. Mulai dari Starbucks Inggris yang menarifkan biaya untuk cup kertas hingga McDonald's yang tak lagi sediakan sedotan plastik.

Di Hong Kong, McDonald's bahkan mengajak pelanggan McCafe untuk menikmati makanan di piring dan gelas keramik. Lengkap dengan peralatan makan berbahan stainless steel. Inisiatif serupa diprediksi bakal semakin populer.

4. Buah dan sayur cacat

'Ikan' Nabati hingga Makanan Otak Diprediksi Populer di 2019Foto: Istimewa
Karena bentuknya tak sempurna, banyak buah atau sayur harus dibuang karena tak laku di pasaran. Padahal nutrisi buah atau sayur tersebut tetap sama. Banyak pihak pun mengajak orang-orang agar tetap mau mengonsumsi produk tak sempurna ini termasuk di tahun 2019.

Di Amerika rata-rata pembeli sudah tak terlalu mempermasalahkan jika wortel mereka tidak lurus atau kulit jeruk sedikit tak mulus. Sebab rasa wortel dan jeruk tersebut tetap enak, plus memiliki kandungan nutrisi yang sama.

Baca Juga: Perusahaan Ini Khusus Menjual Buah dan Sayuran yang Bentuknya Cacat

5. Gulma liar

'Ikan' Nabati hingga Makanan Otak Diprediksi Populer di 2019Foto: iStock
Para pakar memprediksi kale tak terlalu diminati lagi di 2019. Yang lebih hits adalah gulma tumbuhan liar yang didapat langsung di hutan seperti sorrel, dandelion greens, dan amaranth. Dibanding produk supermarket, tumbuhan liar ini dianggap lebih bernutrisi.

Gulma tumbuhan liar lebih tinggi vitamin, mineral, fitonutrien, dan betakaroten. Selain itu karena langsung diambil dari alam, tumbuhan ini tak mengalami penurunan kualitas akibat prosss pengemasan, pendinginan, atau pengiriman ke supermarket. (dwa/odi)