Duh, Resto Seafood di Bandar Udara Kuala Lumpur Ini Bersihkan Ikan Di Lantai

Dewi Anggraini - detikFood Sabtu, 24 Nov 2018 13:40 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Restoran seafood kenamaan di bandar udara Malaysia dikabarkan membersihkan seafood mereka di lantai. Hal itu dianggap jorok dan tidak higienis.

Pengguna akun Facebook bernama Michael membagikan fakta mengejutkan dari sebuah restoran seafood populer di Charterfield Commercial Centre, Kuala Lumpur International Airport.

Ia mendapati para pekerja membersihkan ikan di atas lantai. Ia lantas memotret hal itu dan membagikannya pada tim World of Buzz (22/11), sebuah media online Negeri Jiran. Ia bahkan mengaku bahwa tak hanya kala itu saja ia melihat kejadian menjijikan itu.
Duh, Resto Seafood di Bandar Udara Kuala Lumpur Ini Bersihkan Ikan Di LantaiFoto: Istimewa

Baca juga: Jijik! Kantin di Universitas Malaysia Ini Kotor dan Dipenuhi Tikus

Lewat gambar yang dibagikannya, tampak sebuah lantai yang dibangun di atas saluran pembuangan. Meski terlihat biasa, lantai itu merupakan lantai yang dipijak para staf jika ingin keluar dari restoran. Berdasarkam keterangan Michael, hal tersebut sudah terjadi selama setahun.

"Karena lokasi restoran itu sangat sepi, tidak ada departemen kesehatan atau bahkan pihak berwenang lokal yang datang untuk memeriksa restoran," jelasnya.

Hal ini diketahui Mikhael lantaran dirinya berprofesi sebagai pengemudi taksi online. Ia kerap menunggu pelanggannya di bandara sehingga ia sering melewati wilayah belakang restoran seafood tersebut.

"Tempat ini sering disambangi oleh para pelancong, biasanya mereka mampir untuk mengisi perut sebelum pergi ke kota," ungkapnya.
Duh, Resto Seafood di Bandar Udara Kuala Lumpur Ini Bersihkan Ikan Di LantaiFoto: Istimewa

Menurut Mikhael, restoran itu merupakan restoran seafood pertama dan terbesar di Charterfield Commeecial Centre. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ia sengaja membagikan hal ini bukan untuk memberikan citra buruk pada restoran tersebut. Namun dirinya ingin adanya perubahan yang dilakukan pihak restoran terkait kebersihan makanan yang disajikan.

Hal ini juga sekaligus menjadi pembelajaran bagi restoran lain. Agar semuanya menyajikan makanan yang bersih bagi pelangganya. Sebab akan ada konsekuensi yang harus dibayar jika tak menjaga kebersihan hidangan.

"Saya hanya merasa kasihan pada siapa pun yang masuk dan makan di sana," jelas Mikhael.

Karena hal ini mencuat, kabarnya Mikhael akan melaporkan kejadian tersebut pada Kementrian Kesehatan Malaysia.

Baca juga: Dipenuhi Tikus dan Kecoa, Belasan Kedai Makan di Penang Terpaksa Ditutup (dvs/odi)