Hari Ikan Nasional

Tinggi Protein, Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Luka Pasca Operasi

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 21 Nov 2018 13:50 WIB
Foto: detikfood Foto: detikfood
Jakarta - Siapa yang tak suka ikan? Hampir semua jenis ikan punya manfaat kesehatan lho. Ikan air tawar yang ada di Indonesia ini bisa percepat penyembuhan luka.

Hari ini tanggal 21 November adalah Hari Ikan Nasional. Dibandingkan dengan daging ayam, ikan dinilai tingkat konsumsinya di Indonesia masih rendah. Selain ikan lele, ikan gabus juga memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan ayam namun rendah lemak.

Dalam 100 gram ikan gabus mengandung energi sebesar 80 Kkal, 16,2 gr protein, 0,5 gr lemak, 2,6 gr karbohidrat hingga 170 mg kalsium.

Tinggi Protein, Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Luka Pasca OperasiFoto: Devi S. Lestari / detikFood

Sedangkan untuk 100 gram ayam mengandung energi sebesar 298 Kkal, 18,2 gr protein, 25 gr lemak dan 14 mg.

Baca juga: Bandeng, Si Ikan Susu yang Kaya Mineral dan Asam Lemak Esensial

Yang spesial dari ikan gabus ini adalah kandungan albuminnya. Albumin merupakan plasma protein dalam darah yang berfungsi untuk mengantarkan nutrisi ke seluruh tubuh hingga menyeimbangkan cairan di dalam tubuh.

Disebut-sebut punya kandungan albumin lebih tinggi dari salmon, satu ekor ikan gabus rata-rata memiliki kandungan albumin sebesar 30 persen lebih tinggi dari ikan salmon.

Tinggi Protein, Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Luka Pasca OperasiFoto: Erliana Riady/detikcom

Albumin juga terkandung dalam putih telur. Albumin berperan penting dalam proses penyembuhan luka pada tubuh. Sehingga ketika seseorang mengalami luka atau setelah operasi, biasanya dokter akan menyarankan untuk konsumsi banyak makanan mengandung albumin seperti ikan gabus.

Ikan gabus sangat enak dimasak dengan cara digoreng ataupun dibuat dengan bumbu khas Betawi yaitu gabus pucung. Ikan gabus memiliki tekstur daging yang lembut sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Baca juga: Selain Lebih Murah Dibandingkan Daging, Ikan Lebih Rendah Lemak (lus/odi)