Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk Makanan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 07 Nov 2018 14:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Siapa sangka ada bahan-bahan tak biasa yang terkandung dalam produk makanan. Seperti zat dari rambut manusia hingga cairan batu bara yang diolah untuk pewarna makanan.

Penggunaan beragam bahan tak biasa ini bisa jadi mengagetkan, namun ditinjau dari sisi kesehatan semuanya relatif aman dikonsumsi karena sifatnya alami. Business Insider (7/11) merangkum fakta uniknya seperti berikut.

1. Serangga cochineal

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Serangga berwarna hitam ini sering dijadikan bahan pewarna merah makanan. Adalah asam carminic yang diekstrak dari serangga cochineal betina. Serangga ini diketahui memproduksi carmine, bahan utama pewarna merah pada makanan seperti selai, cake dan minuman. Asam carminic sendiri aman dikonsumsi bagi banyak orang, namun bisa sebabkan reaksi alergi pada sebagian orang.

2. Kelenjar anal berang-berang

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa


Hewan berang-berang juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan produk makanan. Essens yang didapat dari kelenjar anal berang-berang bisa dimanfaatkan untuk perasa manis seperti vanilla, strawberry dan raspberry pada es krim. Namanya castoreum dan sudah mendapat persetujuan FDA sebagai bahan alami yang aman dikonsumsi manusia.

3. Ekstrak rumput laut

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Rumput laut memang tidak menjijikkan, namun bagi orang yang tak menyukainya panganan ini ternyata banyak dimanfaatkan dalam produk olahan susu dan daging. Namanya carrageenan yaitu polisakarida yang diekstrak dari rumput laut merah. Ekstrak rumput laut ini punya fungsi mengentalkan dan bersifat seperti gel.

4. Sekresi domba

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Zat sekresi domba bernama lanolin sering disebut 'gum base.' Zat ini dimanfaatkan untuk pembuatan permen karet dan suplemen vitamin D. Lanolin aman untuk dikonsumsi manusia.

5. Cairan batu bara

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Batu bara memang tidak bisa dimakan, tetapi coal tar atau cairan hitam tebal yang dihasilkan oleh distilasi destruktif batu bara bituminus dipakai untuk makanan. Coal tar diolah jadi colourant tartrazine yang memberi warna kuning pada makanan seperti keju mac and cheese.

6. Propelin glikol

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Propelin glikol adalah alkohol cair yang digunakan sebagai pelarut, dalam antibeku, plastik, dan parfum. Selain itu, propelin glikol juga banyak ditemukan dalam produk makanan seperti pastry sarapan dan soft drink. Menurut FDA, secara umum propelin glikol aman dikonsumsi.

7. Rambut manusia

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Zat kimia bernama L-cysteine salah satunya didapat dari rambut manusia. Zat ini adalah asam amino yang dipakai untuk memperpanjang masa simpan roti. Sumber lain L-cysteine berasal dari bulu ayam, bulu bebek, dan tanduk sapi.

8. Perut kambing

Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk MakananFoto: Istimewa

Pencinta keju mungkin mendapati adanya senyawa perut kambing dalam produk keju favoritnya. Senyawa ini bernama rennet, sebuah enzim yang diekstrak dari perut kambing atau domba. Rennet membuat tekstur keju lebih enak.




Tonton juga 'Cokelat Hingga Tepung, Wanita Ini Pakai Makeup dari Bahan Makanan':

[Gambas:Video 20detik]



Rambut Manusia hingga Cairan Batu Bara, Bahan Alami Produk Makanan

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com