Kue Tradisional Asia

Nila Sari: Kue Tradisional Indonesia Bakal Terus Disuka Masyarakat

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 18 Okt 2018 18:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
FOKUS BERITA Kue Tradisional Asia
Jakarta - Sudah lebih dari 55 tahun, Nila Sari aktif membagikan ilmu membuat kue tradisional Indonesia. Ia mengatakan kue-kue basah ini punya masa depan yang bagus.

Nila Sari dikenal sebagai sosok praktisi boga senior Indonesia. Namanya makin melambung usai jadi brand ambassador merek tepung beras dan tepung ketan terkenal.

Ia juga merupakan wanita Indonesia pertama yang mencatatkan namanya dalam Guiness Book of Records bidang boga. Yang terakhir di tahun 2006, wanita 68 tahun ini membuat kue Natal setinggi 33 meter.

Baca Juga: Ini 7 Jajan Pasar Khas Jawa yang Umum Disajikan Dalam Tampah

Nila Sari Sebut Kue Tradisional Indonesia Punya Masa Depan BagusCarabikang, salah satu kue basah terfavorit di Indonesia (Foto: iStock)

Dihubungi detikFood (18/10), Ibu Nila mengatakan kue tradisional Indonesia tetap dicari dari dulu hingga sekarang. "Selama ini sih banyak peminatnya ya, karena kue basah kita gurih sehingga ngga bikin bosen dimakan," katanya.

Ia menilai dalam proses pembuatannya, kue basah punya tantangan sendiri. Ibu Nila berujar, "Buat kue basah itu tidak segampang cake. Kalau cake kan adonannya dikocok pakai mixer, dipanggang dan jadi. Kalau kue basah mesti diuleni supaya pas dimakan kenyal."

Ada 3 jenis kue basah yang menurutnya selalu jadi favorit. "Bika ambon, kue lapis, sama carabikang itu selalu disukai ya." Ibu Nila juga menyebut kue ku dan onde-onde.

Soal masa depan kue tradisional Indonesia, wanita ramah ini menyebut kue tradisional tetap bisa bertahan dan bahkan dikenal luas di negara lain. "Di Singapura ada murid saya orang Palembang punya lebih dari 40 counter kue. Dia jual jajan pasar klasik seperti kue talam dan kue lapis sagu," tuturnya.

Meski mengakui ada kemiripan kue tradisional Indonesia dengan Singapura, Ibu Nila mengklaim kue buatan muridnya tetap dicari karena rasanya gurih enak. Ia juga sempat membagikan tips penting saat bikin kue tradisional Indonesia.

Nila Sari Sebut Kue Tradisional Indonesia Punya Masa Depan BagusKue lapis yang legit kenyal juga punya banyak penggemar (Foto: iStock)

"Kuncinya itu ada di santan. Santan sebaiknya fresh, kalau tidak ada juga bisa pakai santan kemasan. Selain itu, tepung beras dan tepung ketan harus berkualitas agar tekstur kue legit dan lentur," jelasnya.

Kini Ibu Nila masih aktif menyelenggarakan kursus bikin kue. Yang terbaru ia menawarkan Paket Kursus UMKM seharga Rp 50.000 - Rp 75.000 saja untuk belajar bikin 3 jenis kue.

Mulai dari kue talam ubi, kue pepe, putu mayang, kue mangkok, bika ambon hingga pukis. Kursus kue ini berlangsung di Jembatan Lima Raya Nomor 126, Jakarta Barat.


Tonton juga video 'Pukis Manis Legit Buatan Pak Ajad':

[Gambas:Video 20detik]


Baca Juga: 7 Kue Ini Selalu Ada Dalam Upacara Tradisional di Beberapa Daerah Indonesia (adr/odi)
FOKUS BERITA Kue Tradisional Asia