2 Orang Tewas dan 61 Lainnya Dapat Penanganan Medis Usai Makan Laksa Malaysia

Devi Setya, Devi Setya - detikFood Jumat, 12 Okt 2018 19:30 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
Jakarta - Dua orang dikabarkan meninggal dunia dan puluhan lainnya keracunan karena makan laksa yang terkontaminasi bakteri. Kasus ini terjadi di Malaysia.

Kabar menggemparkan ini disampaikan Asia One (12/10) setelah orang-orang makan laksa dari restoran di Baling, Kedah, Malaysia. Ada 61 kasus keracunan makanan ini yang terjadi di beberapa daerah. Menurut Datuk Dr Noor Hisham Abdullah Direktur Jenderal Kesehatan ada 24 kasus di Kedah, 16 orang di Perak dan 21 kasus di Selangor.

Dari sejumlah orang yang terkontaminasi ini, 21 orang dirawat di rumah sakit sementara 38 orang lainnya di rawat jalan. Bahkan ada satu kasus yang dialami oleh keluarga berjumlah 7 orang yang menderita diare, demam dan muntah.
2 Orang Tewas dan 61 Lainnya Dapat Penanganan Medis Usai Makan Laksa MalaysiaFoto: Istock
Baca juga : Tamu Keracunan Makanan, Pasangan Ini Tuntut Perusahaan Katering Pernikahan

"Mereka dilaporkan makan laksa pada jam 9.30 malam pada tanggal 4 Oktober. Itu dibeli oleh ayah almarhum di sebuah kios di Kupang, Baling, pada pukul 17.30 pada hari yang sama," katanya.

Dr Norhizan dari Kedah Health mengatakan bahwa pada 7 Oktober, dua korban keracunan makanan dibawa ke Rumah Sakit Gerik setelah makan laksa yang dibeli dari kios pada 4 Oktober.
2 Orang Tewas dan 61 Lainnya Dapat Penanganan Medis Usai Makan Laksa MalaysiaFoto: Istock
Pasien ini kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun di Ipoh tetapi pasien meninggal dunia pada 7 Oktober jam 23:00.

"Investigasi tengah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kedah dan Departemen Kesehatan Perak," katanya.

Dinas Kesehatan Kedah langsung melakukan pemeriksaan terhadap kios dan memerintahkan untuk menutup usaha sementara sampai kasus ini terungkap. Ia juga mengatakan sudah membawa sampel sisa makanan untuk diteliti lebih lanjut.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena insiden itu sedang ditangani. Orang-orang disarankan untuk selalu memperhatikan kebersihan makanan dengan memilih gerai yang bersih sebelum memesan makanan."

Sementara melansir The Star (12/10) kasus keracunan ini menimpa banyak orang karena makan di sebuah acara keluarga. Selain membawa sampel sisa makanan, petugas kesehatan juga memeriksa feses dari korban yang disinyalir mengandung bakteri salmonella.

Keluarga korban meninggal dunia mengaku trauma makan laksa. Salah satu korban meninggal dunia adalah Abdul Rahim Abdul Manaf yang berusia 28 tahun. Hingga kini adik dari Abdul Rahim merasa trauma dengan kejadian ini.
2 Orang Tewas dan 61 Lainnya Dapat Penanganan Medis Usai Makan Laksa MalaysiaFoto: Istock
Baca juga : Cegah Keracunan Makanan dengan Menghindari 8 Makanan Ini

"Kami mungkin tidak akan makan laksa lagi. Saya kehilangan saudara saya dan keluarga saya sakit. Saya tahu penyebabnya adalah bakteri salmonella," kata adik Abdul Rahim yang enggan disebutkan namanya.

Meskipun anggota keluarganya meninggal, tapi keluarga tidak akan menuntut tempat makan penjual laksa ini. "Kami awalnya memikirkan untuk mengusut kasus ini tapi ayah kami mengatakan untuk menerima kehendak Tuhan," lanjutnya.

Selain Abdul Rahim, korban senasib lainnya bernama Raseah Ali Musa yang berusia 70 tahun. (dvs/odi)