Menanam Kopi Menjadi Mata Pelajaran SMK PPN Tanjungsari

Wisma Putra - detikFood Kamis, 04 Okt 2018 06:57 WIB
Foto: Wisma Putra/detikcom Foto: Wisma Putra/detikcom
Sumedang - Potensi kopi sebagai peluang bisnis dirintis sejak dini. Karenanya budidaya kopi sudah dimasukkan dalam kurikulum SMP PPN tahun ini.

SMK Pertanian Pembangunan Negeri (PPN) Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, ditetapkan oleh pemerintah pusat menjadi percontohan sekolah yang mengembangkan budidaya tanaman kopi dalam mata pelajaranya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK PPN Yusuf mengatakan, mata pelajaran budidaya tanaman kopi ini ada dalamJurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan yang baru dimulai tahun 2018 ini.

Menanam Kopi Menjadi Mata Pelajaran SMK PPN SumedangFoto: Wisma Putra/detikcom

"Baru mulai, dasarnya mengapa dijadikan pilot project? Pertama persiapan lahan, sejarah kopi, selain itu banyak tanaman kopi yang sudah pada gede tumbuh di sekolah ini. Jadi awalnya kopi dari sini terus mengembang ke wilayah Jawa Barat," katanya saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Rabu (3/10/2018).

Yusuf berujar, penunjukan SMK PPN Sumedang sebagai pilot project untuk mengembang budidaya pertanian kopi langsung dari Presiden Jokowi melalui Menko Perekonomian dan Kemendikbud.

Para siswa nantinya akan belajar budidaya kopi langkah per langkah dari kelas 10 sampai 12. Mulai dari penanaman hingga penjualan kopi tersebut.

"Dari sejak kelas 10 atau satu disamping program kurikulum umum, para siswa belajar mulai pembibitan, penanaman hingga budidaya kopi. Kelas 11 atau dua, mereka akan melakukan panen, pasca panen dan pengolahan kopi, sampai menjadi green bean. Kelas 12 atau 3 progressnya belajar menjadi barista dan enterpreneur sampai belajar mengelola kafe," ungkapnya.

Menurut Yusuf, tanaman kopi dipilih sebagai mata pelajaran tambahan untuk siswa karena tanaman kopi cocok ditanam di wilayah Jawa Barat khususnya di Sumedang.

"Kan kalau Sulawesi cocok untuk mengembangkan kakao, kalau di Jawa Barat cocoknya kopi. Kopi yamg ditanam jenis arabika, robusta dan liberika," ujarnya.

Menanam Kopi Menjadi Mata Pelajaran SMK PPN SumedangFoto: Wisma Putra/detikcom

Selain itu, menurutnya kopi memiliki nilai bisnis yang sangat ekonomis apalagi di era milenial seperti saat ini. Anak muda zaman sekarang mulai tertari mengembangkan dan mengonsumsi kopi dan kopi dijadikan sebagai gaya hidup.

"Ini nantinya akan menjadi program unggulan, menjadi perhatian sendiri. Kami juga melihat peluang pasar dalam dan luar negeri besar. Selain itu, antusiasmenya bagus. Harapannya dukungan dari seluruh stakeholder dan mereka menjadi wirausahawan yang mandiri dan ahli di bidang kopi," jelasnya.

Selain tanaman kopi, di SMK PPN Tanjungsari juga membudidayakan tanaman jenis lainnya di antaranya kakao, karet, kelapa sawit. Ada juga tanaman semusim. (odi/odi)