Ini Trik yang Dilakukan Supermarket Agar Pengunjung Kalap Belanja

Dewi Anggraini - detikFood Rabu, 05 Sep 2018 18:32 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Ada strategi yang dilakukan supermarket agar pengunjung betah dan membeli banyak produk. Apa saja trik mereka?

Banyak hal yang dilakukan oleh pihak supermarket untuk menarik daya beli pengunjung. Mulai dari pemilihan alunan musik hingga penempatan produk yang ada. Semua dilakukan agar Anda membeli makanan lebih banyak.

Berikut 7 strategi pihak supermarket sekaligus cara mengatasinya agar Anda menjadi pembeli yang pintar seperti dilansir (Today 8/9).

1. Pemilihan Musik

Psst! Ini Strategi yang Dilakukan Pihak Supermarket Agar Pengunjung Kalap Belanja Foto: iStock
Musik yang diputar di supermarket ternyata tak asal pilih. Pasalnya musik tersebut dibuat agar pengunjung merasa nyaman dan ingin terus berlama-lama di sana. Karenanya alunan musik yang diputar cenderung lebih lambat dibanding detak jantung manusia. Hal tersebut diungkap langsung oleh Martin Lindstorm, penulis buku Tiny Clues That Uncover Huge Trends. Untuk itu, pakailah headset dan dengarkan musik dengan irama yang lebih energik saat berbelanja.

Baca juga: Ingin Berbelanja ke Supermarket Khusus? Ikuti 5 Cara Ini Agar Lebih hemat!

2. Penempatan produk produk margin tinggi

Begitu masuk ke dalam supermarket, Anda pasti berjalan dari kanan ke kiri. Begitu pun saat menyelusuri rak yang ada. Produk dengan margin tinggi, diletakkan di sebelah kanan. Sehingga produk-produk itu yang dilihat pertama oleh pengunjung. Jadi, sebaiknya telusuri rak dari sisi kiri ke kanan.

3. Produk di bagian ujung rak

Psst! Ini Strategi yang Dilakukan Pihak Supermarket Agar Pengunjung Kalap Belanja Foto: iStock
Biasanya ada produk diskon yang diletakkan di bagian rak paling ujung. Strategi ini digunakan pihak supermarket agar Anda tergiur untuk membeli makanan dengan potongan harga itu sebelum pergi ke kasir. Padahal jenis makanan yang sama dengan merek berbeda justru memiliki harga yang lebih murah. Untuk itu, cek dulu harga jenis makanan yang ada di dalam rak tengah. Pastikan produk diskonan tadi benar-benar memiliki harga yang spesial.

4. Tambahan harga pada buah dan sayur potong

Psst! Ini Strategi yang Dilakukan Pihak Supermarket Agar Pengunjung Kalap Belanja Foto: iStock
Buah dan sayur yang sudah dipotong pastilah memiliki harga yang berbeda dibanding dengan sayur dan buah biasa. Ini karena pihak supermarket menambah biaya pemotongan bahan makanan. Karenanya, lebih baik Anda menghitung biaya pemotongan dan membaginya dengan waktu potong. Jika menghasilkan angka yang sedikit, tak ada salahnya membeli sayuran potong itu. Namun jika harga dan waktu yang digunakan untuk memotong sayuran itu tak sebanding, sebaiknya beli sayur dan buah utuh.

5. Bungkus dan paket makanan warna warni

Makanan atau pun paket makanan yang memiliki bungkus warna warni sangat menarik perhatian. Namun produk tersebut pasti memiliki biaya produksi sedikit lebih mahal. Dengan kata lain, harga jualnya pun akan semakin mahal. Jadi, pilihlah produk yang punya paduan dua hingga tiga warna pada bungkusnya.

6. Harga daging giling

Sama seperti sayur dan buah buahan potong, daging giling pun punya harga jual yang lebih mahal dibanding daging potong biasa. Beberapa supermarket menyediakan jasa tumis daging. Hal ini juga masuk dalam pemasukan tambahan bagi pihak supermarket. Untuk itu, sebaiknya giling dan tumis sendiri daging potong Anda di rumah.

7. Penempatan rak roti dan bunga

Psst! Ini Strategi yang Dilakukan Pihak Supermarket Agar Pengunjung Kalap Belanja Foto: Oddity Central
Tiap supermarket besar pasti menyediakan station roti dan bunga. Dua hal ini biasanya diletakkan di bagian depan supermarket. Alasannya ternyata sangatlah diluar dugaan. Keduanya punya aroma yang semerbak.

Aroma semerbak yang dihirup pengunjung begitu memasuki supermarket ternyata membuat suasana yang nyaman. Sekaligus mengaktifkan kelenjar air liur dan membuat orang merasa tenang. Jadi jangan heran kalau Anda tergiur untuk mampir dan memilih roti yang ada.

Baca juga: Cara Pintar dan Bijak Manfaatkan Promosi dan Diskon di Supermarket (dwa/odi)