Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga Croissant

Riska Fitria - detikFood Jumat, 24 Agu 2018 17:43 WIB
Foto: Istock
Jakarta - Anda mungkin sudah tak asing dengan tempura, fish & chips atau croissant. Tapi tahukah Anda seperti apa proses terciptanya makanan tersebut?

Berawal dari santapan tradisional di negaranya, 10 makanan ini lantas sukses populer di dunia. Rasanya yang enak membuat banyak orang menyukai tempura hingga croissant. Kalau penasaran soal sejarah terciptanya makanan tersebut, intip penjelasan Telegraph (20/8) berikut.

Baca juga : Tak Disangka, Cone Es Krim hingga Keripik Kentang Tercipta Tanpa Sengaja!

1. Fish and chips
Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga CroissantFoto: Istock
Siapa yang tak kenal dengan fish and chips? Meskipun berasal dari Inggris,sajian ini banyak ditemui di kafe atau restoran di Indonesia. Fish and chips adalah terpaduan antara ikan goreng dan kentang goreng. Awalnya ikan goreng merupakan makanan pokok para imigran dari Portugal, Spanyol dan Eropa Timur pada abad ke-16 hingga 19. Saking banyaknya imigran yang mengonsumsi ikan, akhirnya seorang pengusaha Joseph Malin berinisitaif untuk menggabungkan fillet ikan tanpa duri dengan kentang goreng. Sejak itulah fish and chips dikenal luas.

2. Tempura
Dari namanya, mungkin Anda berpikir bahwa makanan ini berasal dari Jepang. Ternyata bukan. Kabarnya, makanan berupa fillet ikan atau sayuran goreng tepung ini pertama kali diperkenalkan penjelajah Portugis pada abad ke-16. Kata tempura berasal dari Bahasa Portugis untuk Prapaskah, ketika umat katolik mulai menjauhi daging dan lebih memilih ikan dan sayuran. Sekarang tempura banyak dibuat dari bahan udang segar dan identik berasal dari Jepang.

3. Vindaloo
Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga CroissantFoto: Istock
Vindaloo merupakan sajian kari dengan rasa yang pedas. Makanan ini tercipta karena adanya campuran budaya Portugal dan India. Pada saat itu ketika penjelajah Portugis tiba di India pada abad ke-15, mereka membawa piring yang dengan carne de vinha d'alhos yang artinya daging yang direndam dalam cuka anggur dan bawang putih. Lalu hidangan tersebut dicampurkan dengan rempah-rempah India berupa asam, lada hitam, kayu manis dan kapulaga.

4. Biryani
Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga CroissantFoto: Istock
Biryani adalah nasi yang dimasak dengan rempah-rempah dan ditambah dengan sayuran atau daging. Kabarnya makanan ini mulai ada di Inggris pada abad ke-21, tetapi Biryani sudah banyak ditemukan di luar India, karena memang banyak yang mengatakan bahwa makanan ini berasal dari India dan Pakistan. Kata Biryani diambil dari Bahasa Persia yang berarti 'menggoreng'. Saat ini Biryani menjadi hidangan yang sangat populer di Iran.

5. Samosa
Makanan berbentuk segitiga berisi daging dan sayur-sayuran yang dilapisi kulit ini berasal dari Asia Tengah. Biasanya sering ditemui di negara India, Pakistan, Nepal dan Bangladesh. Samosa enak dihidangkan sebagai camilan atau sebagai makanan pembuka. Samosa memiliki nama yang berbeda di berbagai negara. Seperti di Afganistan terkenal dengan sebutan sambosas, Tajikistan terkenal dengan samboosas, Turki terkenal dengan samas, Somalia dikenal dengan Sambuus, atau Chamuas di negara Portugal.

6. Scotch Egg
Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga CroissantFoto: Istock
Meskipun banyak dibuat oleh orang Skotlandia, ternyata Scotch Egg berasal dari India. Makanan ini terbuat dari telur rebus, daging domba yang dicincang yang dilapisi oleh kulit. Cara masaknya cukup digoreng hingga matang. Dari tampilannya seperti bakso dengan isian telur. Biasanya scotch egg dihidangkan dengan acar, bisa juga dikombinasikan dengan saus, mayonnaise atau keju.

7. Pizza
Pasti Anda sudah pernah makan pizza. Namun, tahukah Anda bagaimana asal usul roti bertopping ini? Pizza merupakan makanan khas Italia, tetapi kabarnya pizza justru berasal dari Yunani. Bukti pertama menyebutkan kata pizza merupakan pengerjaan ulang dari kata "pita". Bukti kedua, Plato mengatakan bahwa sesuatu yang mirip pizza tanpa tomat ditemukan pada abad ke-5 SM sedangkan yang ada di Eropa ada pada abad ke-16. Bukti ketiga, Naples didirikan oleh Yunani pada abad yang sama, saat itu Plato menikmati makanan kecilnya yang disebut pizza dengan sebutan "new polis" dari bahas Yunani yang berarti "kota baru".

8. Croissant
Roti adonan berlapis ini dikenal dengan nama croissant. Kabarnya roti berwarna cokelat ini berasal dari Prancis. Namun, nyatanya berasal dari Austria. Roti ini ditemukan di Austria pada abad ke-13, sementara Prancis hanya terlibat saat pembuatan roti ini di Paris sejak tahun 1830. Roti ini banyak dijual di toko-toko roti. Biasanya croissant disajikan sebagai makanan penutup di kafe-kafe.

9. Danish pastry
Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga CroissantFoto: Istock
Bentuknya sama seperti croissant. Hanya jaga dibuat melingkar dengan beberapa kismis di atasnya. Karena sama, kue ini juga berasal dari Austria. Austria dikenal sebagai ibu kota kue-kue manis. Biasanya kue ini diekspor ke Kopenhagen yang merupakan Ibu kota negara Denmark.

10. Fajitas
Begini Asal Usul Terciptanya Tempura hingga CroissantFoto: Istock
Fajitas adalah istilah yang ditemukan untuk kuliner Tex Mex yang terbuat dari daging panggang atau ayam bakar. Biasanya disajikan sebagai taco pada tortila dari bahan dasar tepung atau jagung dilengkapi dengan syaur-sayuran. Makanan ini berasal dari Mexico, namun bahan-bahannya banyak ditemukan di seluruh supermarket di Inggris. Di San Fransisco Tex Mex dikenal dengan sebutan burrito yang dikemas lebi bervariasi sepert nasi, kacang merah, kubis, tomat, saus salsa, keju dan lainnya.

Baca juga : Menilik Asal Usul Bakpao yang Jadi Istilah Ukuran Benjolan di Kepala Setya Novanto! (dvs/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com