Kriuk-kriuk Renyah Keripik Belut Ada di Pasar Godean Sleman

Hanifah Ludfiana - detikFood Senin, 13 Agu 2018 08:46 WIB
Foto: Hanifah Ludfiana/detikcom
Yogyakarta - Belut berbalut tepung yang digoreng kering ini jadi makanan khas Godean. Untuk mendapatkan Anda bisa mampir ke pasar kuliner belut Godean ini.

Kalau dulu akan membeli keripik belut harus ke pasar atau toko oleh-oleh, kini cukup ke Pasar Kuliner Belut Godean, Sleman. Lokasinya di Jl Godean Km 10 dari Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta.

Pada awalnya, para pedagang keripik belut berjualan di depan pasar. Namun saat ini mereka sudah direlokasi tidak jauh dari tempat berjualan yang lama. Tempat ini bernama Pasar Kuliner Belut Godean.

Kriuk-kriuk Renyah Keripik Belut Ada di Pasar Godean SlemanFoto: Hanifah Ludfiana/detikcom

Di tempat ini ada sekitar 30 lapak penjual keripik belut yang siap memanjakan lidah anda dengan berbagai macam olahan belut. Ada yang berukuran kecil, sedang, sampai yang berukuran besar. Selain itu juga ada rempeyek atau keripik bayam.

Belut yang kecil panjang sejak dulu banyak didapatkan dari aerea persawahan sekitar Yogyakarta dan Klaten. Konon belu swah lebh disukai karena rasanya lebih gurih dan organik. Karena hidup di irigasi sawah yang tak terkena pupuk.

Salah satu penjual keripik belut, Warty mengatakan untuk keripik belut yang berukuran kecil sampai sedang, dibanderol dengan harga Rp 30.000 per kilogram, untuk yang berukuran besar, mencapai Rp 140.000 per kilogram. Di pasar ini keripik belut dijual lepas, bisa ditimbang seberat yang diinginkan.

Dengan lumuran tepung beras yang tipis, belut lebih besar maka rasa belut menjadi lebih gurih renyah. Karenanya menjadi oleh-oleh khas Godean Yogyakarta yang berbeda dengan keripik belut biasa.

Kriuk-kriuk Renyah Keripik Belut Ada di Pasar Godean SlemanFoto: Hanifah Ludfiana/detikcom

Menurutnya keripik belut ini diolah dari belut yang masih segar dan menggunakan bahan alami. Terutama pemakaian minyak bersih buat menggoreng belut. Salah satu penjual keripik belut, Warty mengatakan tingginya selera masyarakat terhadap keripik belut ini dikarenakan pengolahan yang mementingkan kualitas.

"Masyarakat yang datang kebanyakan mereka membeli keripik belut, karena memang rasanya renyah gurih dan aromanya nggak amis," tuturnya.

Salah satu konsumen, Irawan mengatakan rasa dari keripik belut Godean lebih enak dibandingkan dengan lainnya. "Rasa dari keripik belut disini enak, ada gurihnya, ada asinnya, ada manisnya. Saya suka beli disini untuk dikonsumsi pribadi atau kadang dibuat oleh-oleh," kata Irawan.

Tak hanya belut, pedagang di Pasar Kuliner ini memiliki inovasi. Mereka juga membuat keripik bayam, keripik pare, keripik mlinjo dengan berbagai variasi aneka rasa. Ada rasa pedas, rasa manis, dan rasa balado.

Kriuk-kriuk Renyah Keripik Belut Ada di Pasar Godean SlemanFoto: Hanifah Ludfiana/detikcom

Berbeda dengan keripik belut, keripik bayam, keripik pare dan lainnya dibanderol dengan harga mulai Rp 15.000 hingga 50.000 per bungkusnya. Kalau Anda suka ngemil keripik belut dan aneka keripik lainnya saat di Yogyakarta bisa mampir ke sini.

Sebelum membeli Anda juga bisa mencicipi dulu. Pasar Kuliner Belut Godean ini buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.




Tonton juga 'Keripik Pisang Anti Mainstream':

[Gambas:Video 20detik]

(odi/odi)