Para Arkeolog Temukan Roti Tertua di Dunia dari Ribuan Tahun Lalu

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 17 Jul 2018 14:51 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Ternyata roti sudah ada sejak ribuan tahun silam. Para arkeolog baru saja menemukan, roti pertama di dunia yang berusia sekitar 14.400 tahun.

Hidangan dengan jenis dan bahan yang beragam ternyata sudah hadir sejak ribuan tahun lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya. Saat itu, kemungkinan besar makanan berfungsi sebagai penunjang gizi. Hal ini terlihat, dari proses pengolahan makanan, yang dipastikan bahwa makanan menghasilkan energi untuk tubuh.

Baca Juga: Inilah 5 Makanan Tertua Dunia yang Umurnya Ratusan Tahun
Para Arkeolog Temukan Roti Tertua di Dunia dari Ribuan Tahun LaluSitus bersejarah Shubayqa 1 di Yordania. Foto: Istimewa
Dilansir Independent UK (17/07), para arkeolog dan peneliti telah menemukan roti tertua di dunia. Roti ini dibuat, dan mungkin dikonsumsi dalam semacam upacara keagamaan yang rumit.

Penemuan ini berasal dari situs bersejarah Shubayqa 1 di Yordania. Para peneliti di sana menemukan, sisa bahan-bahan makanan yang disebut sebagai makanan yang biasanya disajikan dalam acara atau ritual keagamaan pada masa itu.

Dalam puing-puing tersebut, terdapat tulang-tulang hewan seperti kijang, unggas, kelinci. Termasuk bahan makanan lainnya, seperti biji mustard liar, umbi hangus, dan potongan tiga jenis roti tanpa ragi yang berbeda.

Banyak arkeolog yang menganggap bahwa makanan ini, merupakan menu makanan dari acara keagamaan. Sangat mungkin bahwa makanan tersebut, dipanggang atau dimakan dengan roti berbentuk datar, seperti budaya makan orang-orang di Timur Tengah dan Asia Selatan hingga sekarang.
Para Arkeolog Temukan Roti Tertua di Dunia dari Ribuan Tahun LaluRoti tertua di dunia berusia ribuan tahun. Foto: Istimewa
Lalu penemuan roti ini, semakin diperjelas dengan sejarah bahwa di Timur Tengah, roti merupakan jenis makanan yang penting dikonsumsi sejak ribuah tahun lalu. Sejak dulu, roti dikenal sebagai makanan yang sering disajikan dalam acara atau ritual keagamaan. Seperti dalam Yudaisme, roti secara ritual selalu disimpan di rumah ibadah.

Sementara dalam agama Katolik, roti dianggap sebagai salah satu bagian dari tubuh Yesus. Sementara dalam tradisi Arab Lebanon, roti khusus masih digunakan dalam upacara untuk memperingati orang yang sudah meninggal.
Para Arkeolog Temukan Roti Tertua di Dunia dari Ribuan Tahun LaluFoto: Istimewa
Setidaknya 3-4 jenis roti berbentuk pipih ini ditemukan dalam Shubayqa 1. Di mana ketiga roti ini memiliki 254 fragmen, di tungku roti yang akan dianalisa lebih lanjut.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa makanan memiliki nilai yang lebih, selain kalorinya saja. Hal ini ditunjukkan bahwa orang-orang 14.000 tahun yang lalu, sudah mulai mengonsumsi makanan sebagai budaya sosial, sekaligus sebagai ideologis tradisi kuliner," tutur Prof Dorian Fuller, selaku salah satu arkeolog dari The Institute of Archaeology di London, Inggris.

Baca Juga: Ini Dia Daftar Restoran Tertua di Dunia! (sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com