Sluurp! Segarnya Berbuka dengan Es Tapai Bakung Khas Cirebon yang Legit Harum

Sudirman Wamad - detikFood Sabtu, 02 Jun 2018 18:54 WIB
Foto: Sudirman Wamad/detikcom Foto: Sudirman Wamad/detikcom
Cirebon - Beragam jenis es campur dikenal di berbagai daerah. Di Desa Bakung, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon ada es tapai yang legit wangi.

Es tapai Cirebon memiliki aroma yang khas. Warnanya hijau muda, tampak segar. Tapai khas Cirebon ini dibungkus daun jambu. tapai ketan ini merupakan hasil fermentasi dari ketan putih.

Di bulan ramadan ini, pedagang Es tapai mudah ditemukan di Cirebon, salah satunya di Jalan KS Tubun, Kota Cirebon. Salah seorang pedagang es tapai Cirebon Suratman mengatakan sekitar tahun 1982 penjual es tapai Cirebon mulai ramai.


Sluuurp! Dingin Legit dan Harumnya Es Tapi Bakung Khas Cirebon untuk BerbukaFoto: Sudirman Wamad/detikcom

Pria yang akrab disapa Maman ini mengaku sudah puluhan tahun berjualan es tapai. Resep membuat es tapai diakuinya didapat dari ayahnya.

"Turun temurun. Ayah saya, namanya Murani, dulu itu berjualan es tapai juga. Rumahnya kan di Kabupaten Cirebon, tapi jualannya sampai ke Kota Cirebon. Saya meneruskannya," kata Maman saat ditemui di Jalan KS Tubun Kota Cirebon, Sabtu (2/6/2018).

Maman mengatakan es tapai Cirebon asal Bakung memilili rasa asam, manis, dan legit. Rasa manis tapai, menurutnya bukan berasal dari pemanis buatan. Karena proses fermentasi beras ketan menjadi lembek mengeluarkan gula yang legit.

"Manisnya itu, manis dari hasil fermentasi ketan dan ragi. Waktu fermentasinya sekitar dua sampai tiga hari," kata Maman.

Sluuurp! Dingin Legit dan Harumnya Es Tapi Bakung Khas Cirebon untuk BerbukaFoto: Sudirman Wamad/detikcom

Es tapai ini berupa tapai ketan diberi air dan es batu saja. Lebih lanjut, Maman mengatakan penikmat es tapai Cirebon selalu membludak saat bulan ramadan. Maman hanya membandrol Rp 2.000 untuk per gelas es tapai bakung.

"Kalau puasa cepat habisnya, jualan mulai dari jam 15.00 WIB sampai 17.00 WIB juga habis. Kalau puasa kan banyak yang beli, buat menu berbuka puasa jadi cepat habisnya," kata Maman.


(odi/odi)