Tahu yang Gurih Bisa Jadi Andalan Menu Buka dan Sahur, Ini Tips Memilihnya

Tahu yang Gurih Bisa Jadi Andalan Menu Buka dan Sahur, Ini Tips Memilihnya

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Senin, 21 Mei 2018 12:20 WIB
Tahu yang Gurih Bisa Jadi Andalan Menu Buka dan Sahur, Ini Tips Memilihnya
Foto: detikfood
Jakarta - Tahu merupakan salah satu olahan kedelai yang gurih. Ada beragam jenis tahu di pasaran, ikuti tips ini saat memilih tahu agar mendapatkan tahu enak berkualitas.

Olahan kedelai yang gurih dan kaya protein nabati ini selalu enak diolah apa saja. Digoreng, ditumis dibuat sup atau perkedel. Banyak jenis tahu dijual dan sebaiknya berhati-hati saar memilih karena masih ada tahu dengan tambahan formalin dijual di pasaran.

Beberapa jenis tahu segar ini populer dijual di pasar dan supermarket.Sebaiknya beli secukupnya untuk sekali olah agar selalu mendapatkan tahu baru atau segar.

1. Tahu putih

Foto: detikfood
Tahu ini termasuk jenis tahu palong banyak dijual di pasaran. Ukurannya sekitar 15x15x4 cm dan dibungkus kain katun tipis. Beberapa masih direndam dalam air. Tahu ini teksturnya keras di bagian luar tetapi lembut halus di bagian dalam.

Cocok untuk dibuat tahu bakso atau dipotong dan digoreng untuk tahu campur atau tahu petis. Saat membeli dan tak akan langsung diolah, biarkan dalam bungkus kainnya dan simpan dalam lemari es. Saat akan diolah bilas dengan air hangat dan tiriskan.

2. Tahu Bogor

Foto: detikfood
Di Jawa Barat dikenal dengan sebutan tahu Bandung atau tahu Bogor. Tahu putih dengan ukuran lebih kecil 8x8x2 cm dengan permukaan menggelembung gendut. Tekstur dalamnya sangat lembut. Tahu ini cocok untuk kupat tahu atau campuran gulai dan opor.

Jika akan meyimpan sebagi stok, taruh tahu dalam wadah dan beri air dingin hingga terendam, tutup rapat lalu simpan dalam lemari es. Hal ini untuk mencegah tahu jadi kering permukaannya. Dengan cara ini tahu tahan disimpan hingga 3 hari.

3. Tahu kuning

Foto: detikfood
Tahu kuning ukurannya mirip tahu Bogor hanya saja lebih pipih dan warnanya kuning. Sebaiknya lebih berhati-hati membelinya karena ada yang memakai pewarna tekstil sebagai pewarna kuning. Tahu ini sering disajikan dengan digoreng saja atau disajikan sebagai campuran ketoprak.

Umumnya tahu ini sudah asin karena itu jika digoreng atau dipakai sebagai campuran masakan jangan terlalu banyak menambahkan garam lagi. Simpan dalam lemari es jika ada tahu yang tersisa agar tak mudah berlendir atau basi.

4. Tahu goreng

Foto: detikfood
Tahu ini digoreng dengan warna kecokelatan. Ada yang berbentuk segitiga dan ada yang berbentuk kotak. Yang berbentuk kotak dikenal dengan sebutan tahu Sumedang. Enak diolah sebagai tahu isi. Sedangkan yang berbentuk segitiga sering diolah sebagai campuran sambal goreng, opor atau tumisan.

Rasa renyah gurih bagian luar tahu ini disukai banyak orang.Tahu ini sudah digoreng matang dan kering, karenanya bisa disimpan beberapa hari dalam lemari es. Sebelum disimpan, tiriskan tahu lebih dulu. Karena penjual biasanya merendam tahu goreng dalam air supaya mengembang.

5. Egg tofu

Foto: iStock
Jenis olahan tahu ini diadaptasi dari tahu Jepang. Teksturnya sangat halus licin dan dikemas dalam bungkus plastik silinder. Ada rasa telur, udang dan ayam. Tahu jenis ini paling cocok diolah jadi sup atau sapo tahu. Tahu ini harus selalu disimpan dalam lemari es dan perhatikan tanggal kadaluwarsanya saat membeli.

6. Tahu Sutera

Foto: iStock
Tahu ini merupakan jenis tahu segar gaya Jepang. Dikemas dalam kotak plastik dan tahu direndam dalam air. Teksturnya sangat halus dan rapuh. Karena itu dikemas dalam plastik keras. Cocok diolah untuk sup atau steak tofu dan omelet tahu.
Halaman 2 dari 7
(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads