Kuliner Pusaka Bondan Winarno

Racikan Lawar Khas Flobamora yang Renyah Pedas

Bondan Winarno - detikFood Selasa, 20 Feb 2018 06:55 WIB
Foto: detikcom Foto: detikcom
Flobamora - Kuliner daerah punya beragam sajian sayuran segar. Dari gado-gado, urap, anyang hingga racikan salad segar khas Flobamora. Renyah, pedas dan segar!

Ternyata, lawar bukan hanya ada di Bali. Kuliner khas Palopo juga mengenal lawar - biasanya dibuat dari jantung pisang - dan dalam dialek setempat disebut lawa. Di Timor Barat juga ada masakan khas yang disebut lawar.

Orang Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Rote, dan Alor) bahkan mengenal dua jenis lawar, yaitu lawar sayur dan lawar ikan. Bumbu dasarnya sama, tetapi bahannya berbeda. Yang satu dengan sayur-mayur, yang lain dibuat dari teri mentah. Sebetulnya masih ada lagi jenis lawar yang lain, yaitu lawar hati sapi. Sayangnya, jenis lawar yang terakhir ini sudah semakin langka. Beda lain yang menonjol adalah bahwa lawar Timor sama sekali tidak memakai parutan kelapa.

Bila dilihat sepintas, lawar sayur Flobamora ini justru lebih mirip dengan sajian yang dalam budaya kuliner Barat disebut salad. Pilihan sayur-mayur yang digunakan, cara memotong sayur, dan juga citarasanya yang menonjolkan rasa asam sungguh tepat disebut salad.

Foto: iStock

Umumnya, lawar sayur dibuat dari lima jenis sayur, yaitu: tomat, ketimun, daun slada (lettuce), daun ketumbar, dan daun bawang. Pemakaian daun ketumbar (wansui, coriander, cilantro) dan daun bawang ini sajalah yang membuatnya lebih istimewa daripada sekadar mixed salad.

Salad dressing-nya - bila dapat disebut demikian - adalah perasan jeruk nipis atau cuka, dicampur dengan sedikit garam dan gula, kemudian ditambah rajangan cabe rawit dan bawang merah. Saus lawar ini sungguh mencuatkan citarasa Nusantara yang unik, sekalipun penampilannya sangat mirip dengan ikon kuliner Barat.

Sangat boleh jadi, kedekatan wilayah Flobamora secara geografis dengan Timor Timur yang mewarisi banyak kuliner Portugis mengakibatkan terjadinya akulturasi kuliner atau saling mempengaruhi, sehingga muncullah lawar sayur yang sangat unik ini. Adukan rasa segar, asam, pedas mengiringi tekstur sayur-mayur yang renyah.

Foto: iStock/Detikfood

Lawar sayur yang segar sangat cocok untuk mendampingi berbagai masakan khas Flobamora lainnya, seperti: daging se'i, daging karmanaci, lawar ikan, lawar hati sapi, dan lain-lain. Selain itu, lawar sayur juga memberikan keseimbangan sempurna terhadap diet rakyat Flobamora dengan asupan sumber nutrisi nabati yang lezat.

Jangan lupa, bila menginginkan kesan citarasa yang lebih "nendang" - seperti analogi orang yang suka menambahkan sambal Tabasco ke dalam green salad - di Flobamora ada sambal lu'at yang sungguh mengesankan. Sekalipun sangat pedas, ada nuansa segar yang sangat tampil dalam sambal lu'at ini. Bahannya sederhana, yaitu: cabe rawit, bawang putih, jeruk nipis, daun kemangi. Paduan yang sungguh indah dan tak terlupakan. Tidak heran bila sambal lu'at pun kini sudah banyak dibotolkan dan dijual sebagai item oleh-oleh yang populer dari Kupang.

Ibaratnya, bila kita membuang koin ke pancuran di Roma yang bernama Fontana di Trevi, dan dipercaya akan membuat kita menemukan rezeki untuk kembali ke ibukota Italia ini, maka lawar sayur dan sambal lu'at juga dipercaya sebagai "gendam" yang dapat membawa penikmatnya kembali lagi ke kawasan Flobamora.

Biarin, nggak takut! Bo lelebo, Tana Timor lebe bae! (odi/odi)