Nyam! Ini Pentol Kojek yang Kenyal Gurih dan Murah Meriah

Dewi Anggraini - detikFood Jumat, 16 Feb 2018 09:10 WIB
Foto: detikfood Foto: detikfood
Jakarta - Jajanan pentol kojek yang populer di Jawa Timur dan Jawa Tengah juga ada di Jakarta. Tampilannya mirip bakso tapi ukurannya lebih mini. Seperti apa ya rasanya?

Ukuran bakso biasanya sebesar bola bekel. Tapi bakso yang ini berbeda. Ukurannya sebesar biji kelereng. Namanya Pentol kojek. Pentol kojek merupakan jajanan khas Jawa Timur. Kami menemukan jajanan ini di wilayah Jakarta Timur. Tepatnya di dekat taman Jl. Pusat Industri Kecil, Penggilingan.

Foto: detikfood

Dijual dalam gerobak kecil, mirip dengan gerobak- gerobak jajanan kaki lima. Hanya saja terpampang tulisan 'Pentol Kojek' di bagian depan gerobak. Berdasarkan keterangan penjual yang bernama Diman, pentol kojek dagangannya asli Grobogan, Jawa Tengah.

Pasalnya pentol kojek yang ia jual berbeda dengan pentol kojek khas Surabaya. Di sana, bakso daging ayam berukuran kecil ini disajikan dengan sambal kacang.

Kalau pentol kojek dagangan Diman benar benar disajikan seperti bakso. Berkuah kaldu lalu ditaburi bawang daun seledri. Bahkan pentol kojek bisa dipadu dengan tahu isi bakso atau tahu bakso.

Foto: detikfood

Tekstur dan rasanya mirip dengan bakso ayam. Hanya saja ukurannya yang kecil bisa dengan mudah dilahap dengan sekali gigitan. Kuah gurihnya bisa dipadu dengan saus tomat, sambal dan kecap. Makin wangi dan sedap karena ditaburi bawang daun seledri.

Sangat pas bagi Anda yang hanya ingin makan camilan. Karena bakso biasa terlalu besar porsinya. Walaupun berkuah, pentol kojek disajikan dalam kantong plastik. Jadi, sebaiknya beli pentol kojek dibungkus, untuk dimakan di rumah.

Foto: detikfood

Soal harga, terbilang murah meriah. Tiga buah pentol kojek dijual sRp 1.000. Sedangkan tahu isinya Rp 2.000 per buah. Jadi jika Anda memberikan uang sebesar lima ribu rupiah, Anda akan mendapat 15 buah pentol kojek. Banyak juga, ya.

Tertarik untuk mencoba pentol kojek ini? Datang saja ke wilayah Penggilingan jam 4 sore hingga 10 malam. (dwa/odi)