Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (1)

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 17 Des 2017 12:30 WIB
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Ada banyak anggapan terkait makanan yang dulu dipercaya, sekarang tidak lagi. Seperti kebiasaan mencuci ayam hingga memasak makanan dalam microwave.

Anggapan tersebut rupanya dipatahkan dengan fakta-fakta pendukung. Seperti kebiasaan mencuci ayam yang justru bisa membahayakan kesehatan. Begitu juga dengan konsumsi susu mentah dan kebiasaan memasak makanan dalam microwave. Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari Mashed (16/12).

1. Susu mentah
Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (1)Foto: Istimewa

Banyak orang dulu menganggap susu terbaik adalah susu sapi yang diminum langsung alias mentah. Namun anggapan ini mulai tak dipercaya. Pasalnya mengonsumsi susu mentah yang tidak dipasteurisasi memiliki banyak risiko. Bukannya mendapat bakteri baik tapi susu ini justru mengandung banyak bakteri berbahaya.

Sebut saja E. coli, salmonella, campylobacter dan listeria. Bakteri ini bisa bertahan hidup di susu mentah dan menyebabkan infeksi dengan gejala beragam termasuk muntah dan diare. Saking berisikonya, susu mentah bahkan sudah dilarang peredarannya di 30 negara.

2. Kalkun

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (1)Foto: Istimewa

Sajian kalkun isi jadi hidangan khas Thanksgiving atau Natal. Meski terlihat sudah umum, sajian ini sebenarnya bukanlah praktik standar. Proses pembuatan sajian ini berisiko mengingat isian kalkun bisa jadi belum matang saat kalkun sudah matang.

Seperti diketahui, butuh suhu 165 F atau sekitar 73 C untuk membunuh bakteri. Meski kalkun sudah dimasak di suhu ini, tak menjamin isiannya juga matang dengan suhu yang dianjurkan. Agar lebih aman disarankan memanggang isian kalkun secara terpisah sebelum dimasukkan ke dalam kalkun.

3. Ayam

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (1)Foto: Istimewa

Dulu dan mungkin hingga sekarang, masih banyak orang meyakini mencuci ayam wajib dilakukan sebelum mengolahnya. Ada banyak pendapat mengenai hal ini tapi bukti paling kuat mengarah pada praktik tidak mencuci ayam adalah hal yang benar.

Hal ini karena mencuci ayam justru akan membuat bakteri pada ayam menyebar di sekitar dapur Anda. Dengan kata lain, bakteri ini mengontaminasi banyak barang. Bisa jadi terciprat ke bahan makanan lain atau bahkan ke handuk dapur.

Cara teraman mengolah ayam adalah dengan memasaknya hingga matang. Hal ini juga mencegah kontaminasi silang terjadi di dapur dan menghindarkan Anda dari penyakit akibat bakteri berbahaya.

4. Cookie dough

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (1)Foto: Istimewa

Meski rasanya enak, dulu memakan langsung cookie dough atau adonan biskuit sama sekali tak dianjurkan. Ini karena kandungan telur mentah dalam adonan bisa bahayakan kesehatan. Kini hal itu bisa diatasi karena adanya telur pasteurisasi.

Tapi bukan berarti makan cookie dough jadi serta merta aman. Ternyata ada bahan lain selain telur mentah yang menjadikan adonan biskuit ini mungkin membahayakan kesehatan. Tak lain adalah tepung terigu. Penelitian terbaru menunjukkan bakteri E.coli bisa bertahan di lingkungan kering dan sebabkan keracunan makanan.

5. Kuning telur

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (1)Foto: Istimewa

Pernah dilarang makan kuning telur karena tinggi kolesterol? Anggapan ini ternyata tidak tepat. Para pakar kesehatan mengatakan tak mengapa makan kuning telur yang tinggi kolesterol karena makanan ini tidak berpengaruh negatif pada kolesterol darah oang sehat.

Faktanya, penelitian membuktikan seseorang aman makan 1 butir telur setiap hari. Hal ini tidak memunculkan risiko penyakit kolesterol atau jantung. (lus/odi)