Diaper sushi atau popok bentuk sushi termasuk hadiah populer di Jepang, sebut laporan Kyodo News (12/9). Sampai ada pesanan terus menerus masuk pada penjual Wire Mama, penerbit majalah informasi anak yang berlokasi di kota Tokushima.
Foto: Istimewa |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja, orang Jepang harus membuat sushi dengan popok," pikirnya.
Popok bentuk sushi mulai dijual tahun 2012. Perusahaan mempekerjakan sekitar 10 wanita untuk membuat sushi popok di rumahnya. Memakai sarung tangan dan masker wajah, para wanita membuat tiap sushi dengan tangan.
Foto: Istimewa |
Salah satu bentuknya popok putih yang jadi "nasi" dipadukan dengan celemek merah sebagai topping "udang". Selain popok nasi, ada barang-barang rumah tangga lain untuk "topping" sushi. Seperti sabun bayi putih untuk "cumi-cumi" dan pel mini sebagai sea urchin (landak laut).
"Kami mencari orang (pekerja) yang tidak bisa bekerja di luar rumah karena harus menjaga anak. Berkat ide mereka, topping (sushi) kian meningkat," ujar Monda.
Foto: Istimewa |
Wire Mama yang menerima sekitar 200 pesanan "sushi" tiap bulan, kini meluncurkan Takumi pada bulan Juli. Versi mewah ini menggunakan wadah sushi terbuat dari pohon cedar lokal.
Pesanan produk dengan 15 aneka jenis sushi dihargai 7.777 yen (Rp 932.500). Pemesanan dilakukan melalui situs http://omutsuzushi.wire.co.jp/index.htm. (msa/odi)

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN